Khairudin Rumatiga
Ilmu Kesehatan Masyarakat; STIKes Maluku Husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 0-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Kairatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Abdul Rijali Lapodi; Tina Amna Ningsih; Khairudin Rumatiga; Fifi Yani Rumau
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.773 KB) | DOI: 10.33846/ghs6101

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita ( bayi dibawah lima tahun) yang diakibatkan kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Kairatu pada tahun 2020 sebanyak 58 balita stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Kairatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penilitian cros sectional, sampel dalam penelitian ini digunakan dengan menggunakan metode total sampling yang berjumlah 58 balita stunting. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan SPSS, menggunakan uji Chie-Square dan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini di peroleh nilai signifikan Berat badan lahir (0,579), pemberian ASI eksklusif (0,000), Tingkat pendidikan ibu (0,003), Status Ekonomi (0,000). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif, tingkat pendidikan ibu, dan status ekonomi ada hubungan dengan kejadian stunting, sedangkan berat badan lahir tidak ada hubungan dengan kejadian stunting. Kata kunci: berat badan lahir; pemberian ASI eksklusif; tingkat pendidikan ibu; status ekonomi