Wisnu Widyantoro
STIKES BHAKTI MANDALA HUSADA SLAWI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DEMENSIA DENGAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) PADA LANJUT USIA Wisnu Widyantoro; Ratna widhiastuti; Anggun Pesona Atlantika
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.491 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i2.3698

Abstract

Demensia adalah keadaan seseorang mengalami penurunan kemampuan daya ingat dan pikir.  Penurunan akan menimbulkan gangguan terhadap fungsi kehidupan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. ADL merupakan pengukuran kemampuan lansia untuk melakukan aktifitas mandiri.  Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya hubungan demensia dengan ADL di Desa Wangandalem Kabupaten Tegal. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan Cross Sectional, dimana variabel bebas yaitu demensia dan variabel terikat adalah ADL. Pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling sebanyak 73 lansia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) untuk mengetahui tingkat demensia dan kuisioner Indeks Katz yang telah dimodifikasi oleh peneliti dan sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Uji statistik menggunakan kendall’s tau didapatkan nilai ρ value = 0,000 (p0,05) yang berarti ada hubungan demensia dengan ADL. Karakteristik lansia berdasarkan umur paling banyak usia 69 tahun dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki–laki dan pendidikan lansia paling banyak yaitu tidak sekolah. Demensia sedang dan tingkat ketergantungan ringan  mendominasi dalam penelitian iniDemensia adalah keadaan seseorang mengalami penurunan kemampuan daya ingat dan pikir.  Penurunan akan menimbulkan gangguan terhadap fungsi kehidupan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. ADL merupakan pengukuran kemampuan lansia untuk melakukan aktifitas mandiri.  Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya hubungan demensia dengan ADL di Desa Wangandalem Kabupaten Tegal. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan Cross Sectional, dimana variabel bebas yaitu demensia dan variabel terikat adalah ADL. Pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling sebanyak 73 lansia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) untuk mengetahui tingkat demensia dan kuisioner Indeks Katz yang telah dimodifikasi oleh peneliti dan sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Uji statistik menggunakan kendall’s tau didapatkan nilai ρ value = 0,000 (p0,05) yang berarti ada hubungan demensia dengan ADL. Karakteristik lansia berdasarkan umur paling banyak usia 69 tahun dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki–laki dan pendidikan lansia paling banyak yaitu tidak sekolah. Demensia sedang dan tingkat ketergantungan ringan  mendominasi dalam penelitian ini