Rini Puspitasari
STAIN Curup

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MUHAMMAD IQBAL Rini Puspitasari
Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2017): Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.924 KB) | DOI: 10.1161/mhj.v5i3.740

Abstract

Sebagai seorang penyair, filosof, dan pembaru pendidikan Islam modern, Sir Muhammad Iqbal sebenarnya tidak pernah secara khusus menulis tentang konsep pendidikan Islam. Adalah K.G. Saiyidain, dalam bukunya Iqbal’s Educational Philosophy, yang telah menjelaskan 8 prinsip dasar pendidikan Islam dalam pemikiran Iqbal, yaitu: konsep individu (in-divide), pertumbuhan individu, keseimbangan jasmani dan rohani, pertautan individu dengan masyarakat, kreativitas individu, peran intelektual dan intuisi, pendidikan watak, dan pendidikan sosial. Artikel ini coba mengeksplorasi lebih lanjut pada prinsip yang pertama, bahwa pendidikan harus dapat memupuk sifat-sifat ‘individualitas’ (ego/aku) manusia agar menjadi Manusia Sempurna (Insan Kamil). Dalam pandangan Iqbal, manusia sempurna adalah manusia yang menjelmakan sifat-sifat ketuhanan di dalam dirinya, berperilaku seperti Tuhan. Sifat-sifat itu diserap dan menyatu secara total ke dalam diri manusia. Iqbal kemudian menggunakan kata kunci khudi untuk menjelaskan gagasannya tersebut. Keywords: insan, ego, khudi, diri