Basinun Basinun
Fakultas Tarbiyah dan Tadris IAIN Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEPSI LITERASI INFORMASI (INFORMATION LITERACY) DALAM PENDIDIKAN ISLAM Basinun Basinun
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.735 KB) | DOI: 10.29300/mkt.v3i1.1220

Abstract

Era globalisasi menuntut dunia  pendidikan untuk  bisa berakselerasi mengikuti  tuntutan jaman.  Kurikulum, tenaga  pengajar, proses pengajaran, media,  sarana dan prasarana pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhannya. Salah satu yang mem- berikan  indikasi ke arah  ini adalah dengan banjirnya  informasi  dan  pertumbuhan media  yang terus menunjukan dinamisasi dan  inovasi tanpa henti dan  bervariasi,  mulai dari kontennya, kemasannya, ruang  lingkupnya  serta pola dan  cara  aksesnya. Bagaimanapun juga efek dari information booming adalah manusia yang melek terhadapnya. Manusia yang melek informasi akan  lebih cepat mengkuti  perkembangan dan  tuntutan yang ada.  Inilah tuntutan sebenarnya bagi kalangan masyarakat aka- demisi.Literasi informasi bagi dalam  dunia  pendidikan sangat diperlukan, agar nantinya pendidikan nasional  mampu bersaing pada level global. Untuk itu, sudah  saatnya instansi pendidikan khususnya Islam, mulai dari tingkat dasar  sampai  perguruan tinggi memperhatikan kepentingan ini. Meski membutuhkan modal  yang tidak sedikit, namun jika diawali dengan semangat untuk mau melakukan perubahan maka apapun akan bisa dilakukan.  Meski perubahan itu sendiri pada sifatnya akan mencip- takan resiko, ketidakpastian serta biaya baik biaya ekonomis maupun psikologis. Agar komitmen  perubahan bisa ditumbuhkan, perlu dilahirkan visi bersama (shared  vision) tentang  bagaimana memperbaiki situasi dan tujuan bersama (shared  aim) menuju masa  depan. Ketersediaan sarana teknologi  informasi  (internet)  serta perpustakaan yang tentunya sudah  ada  di tiap institusi pendidikan harus  terus dikembangkan dan  benar-benar dimanfaatkan secara  optimal.  Pemanfaatan sumber  daya  yang  ada (teknologi dan sumber  informasi) untuk pendidikan akan lebih efektif, efisien dan optimal apabila  dibekali dengan penguasaan literasi informasi.  Dengan  menguasai literasi informasi  maka  akan  menumbuhkan jiwa kritis, kreatif, inovatif,  meningkatkan kinerja serta kesiapannya dalam bersaing di era globalisasi. Tidak ada kata terlambat atau tidak bisa bagi civitas akademik agar bisa melek informasi. Melek informasi menjadi  salah satu modal  kemajuan suatu negara  melalui jalur pendidikan