Qurrotu Aini
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Optimalisasi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 Melalui Whatsapp Group Di Masa Pandemi Covid-19 Qurrotu Aini; Merlyna Suryaningsih
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.308

Abstract

Pandemi COVID-19 memiliki dampak pada ibu hamil, seringkali ibu hamil merasa cemas dan ketakutan akan tertular virus tersebut. Selain itu pandemi COVID-19 juga menyebabkan adanya pembatasan bagi ibu hamil untuk melakukan ANC (Antenatal Care) bahkan sempat ditiadakan, sehingga menyebabkan ibu hamil kurang mendapatkan informasi tentang pencegahan COVID-19. Survei awal ditemukan banyaknya ibu hamil tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak pada saat beraktivitas di luar rumah. Hasil wawancara dari 10 ibu hamil yang rutin berkunjung di Polindes Desa Gunung siring Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan 7 orang ibu hamil mengatakan tidak memakai masker karena merasa tidak nyaman atau merasa pengab dan sering lupa untuk mencuci tangan. Hal ini membuktikan bahwa masih ada ibu hamil yang tidak patuh dalam protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam upaya pencegahan COVID-19 dengan memberikan pendidikan kesehatan melalui whatsapp group. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dalam beberapa tahap, 1) membangun kemitraan dengan kepala desa dan bidan desa; 2) melakukan sosialisasi dan persamaan persepsi; 3) memberikan pendidikan kesehatan melalui whatsapp group; 4) evaluasi kegiatan. Ada peningkatan kepatuhan ibu hamil dalam upaya pecegahan penularan COVID-19. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama satu bulan, pada bulan September 2021. Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat dapat dilaksanakan secara langsung apabila pandemi COVID-19 sudah selesai karena bagaimanapun masyarakat khususnya ibu hamil membutuhkan kehadiran petugas kesehatan dan juga edukator secara langsung guna membangun hubungan saling percaya