Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KELENGKAPAN ALAT DAN BAHAN LABORATORIUM IPA SEKOLAH DI KOTA PONTIANAK Eka Trisianawati; Ita Ita; Kristiana Fitria
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.2245

Abstract

Mewujudkan revolusi industri 4.0 di era milenial ini, kesiapan laboratorium sekolah untuk melakukan praktikum terutama pada kelengkapan alat dan bahan laboratorium IPA perlu diperhatikan untuk mendukung proses pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan laboratorium terutama dalam hal kelengkapan alat dan bahan yang ada di laboratorium IPA Sekolah Menengah Pertama di kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi pada Sekolah Menengah Pertama yang ada di kota Pontianak melalui wawancara terstruktur, dan dokumentasi alat dan bahan serta dokumentasi ruangan Laboratorium IPA yang kemudian dianalisis. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini berdasarkan persentase kelengkapan alat dan bahan laboratorium IPA Sekolah Menengah Pertama yang berada di kota Pontianak dapat diketahui bahwa laboratorium SMP BRUDER Pontianak memiliki jumlah  total alat dan bahan dengan rata- rata persentase  kesiapan laboratorium 83,3% dengan kategori siap, SMP N 05 Pontianak memiliki total alat dan bahan dengan rata-rata persentase kesiapan laboratorium 100% dengan kategori siap, dan SMP N 08 Pontianak memiliki total alat dan bahan dengan rata-rata persentase kesiapan laboratorium 62.5% dengan kategori cukup siap.Kata kunci : Laboratorium IPA, alat dan bahan, Kota Pontianak. 
Pemerolehan Leksikon Ragam Bahasa Gaul pada Aplikasi X Juciananda Febriamita; Eliza Abelia; Nayla Zahratul Maula; Ita Ita
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v3i4.4560

Abstract

The study used a qualitative descriptive approach method. The purpose of this study was to determine the acquisition of slang lexicon by teenagers on the X application, providing insight into language in the modern era, the role of social media in language development, understanding slang in forming individual and community identities in social media, and understanding rapid language changes due to technological developments. Language variety is a variation of language that differs according to the context of use, including the relationship between the speaker and the listener. Slang, as a form of variation that continues to develop, is heavily influenced by social media, especially the X application (formerly Twitter), which is the main platform for teenagers. Through interactions on social media, users learn and absorb new vocabulary quickly, which shapes their social identity. This study used a qualitative approach to analyze the slang lexicon that appears in the application, finding categories such as abbreviations, foreign words, and phonological changes. Although slang enriches communication, there is a risk of reducing the use of formal language that needs to be balanced with language literacy education.
Analisis Komparatif Layanan Cloud : Microsoft Azure, Aws, Dan Google Cloud Platform (GCP) Ita Ita; Muhlis Tahir; Edem Vincentius
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif antara tiga penyedia layanan cloud terkemuka saat ini, yaitu Microsoft Azure, Amazon Web Services (AWS), dan Google Cloud Platform (GCP). Layanan cloud telah menjadi elemen penting dalam infrastruktur teknologi informasi modern, memungkinkan organisasi untuk menyimpan, mengelola, dan mengakses data mereka secara efisien dan aman. Dalam penelitian ini, kami melakukan tinjauan terhadap fitur, keandalan, skalabilitas, keamanan, dan biaya layanan cloud yang ditawarkan oleh ketiga penyedia ini. Metode penelitian yang digunakan mencakup analisis literatur, studi kasus, dan survei. Kami mengumpulkan data dan informasi terkait dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, seperti dokumen resmi, studi independen, dan laporan pengguna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga penyedia layanan cloud memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Microsoft Azure dikenal karena integrasinya yang kuat dengan lingkungan Microsoft, sementara AWS menawarkan beragam layanan yang sangat skalabel. Di sisi lain, GCP menonjol dalam hal keamanan dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini memberikan pandangan komprehensif tentang keunggulan dan kelemahan masing-masing penyedia layanan cloud, serta membantu organisasi dalam memilih penyedia yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis mereka. Temuan penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi penyedia layanan cloud untuk terus meningkatkan dan mengembangkan layanan mereka guna memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berkembang di dalam pasar layanan cloud yang kompetitif. Dengan demikian, analisis komparatif ini memiliki nilai strategis yang tinggi dalam mendukung keputusan bisnis dan pengembangan teknologi informasi lebih lanjut.