Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting dan mendasar untuk dipelajari di Sekolah Menengah Pertama. Matematika sering kali masih merupakan mata pelajaran yang sulit dan tidak menyenangkan. Pengalaman saya selama mengajarkan Kesebangunan Dua Bangun Datar, sering kali saya menemukan siswa mengalami kesulitan terutama untuk mengidentifikasi dua bangun datar yang memiliki panjang sisi yang berbeda dan besar sudut yang berbeda. Siswa juga masih mengalami kesulitan membuat perbandingan dari panjang sisi-sisi yang diketahui. Hal ini ditemukan dari hasil pekerjaan siswa rata-rata dibawah nilai ketuntasan yaitu 67. Seperti kita ketahui soal Ujian Nasional untuk materi kesebangunan sering kali keluar, dan materi kesebangunan ini juga merupakan materi prasyarat untuk mempelajari materi kekongruenan dari bangun datar. Maka dengan demikian,saya sebagai guru sudah semestinya mencari solusi untuk mengatasi masalah yang di alami oleh siswa. Salah satu cara yaitu dengan menggunakan alat peraga. Dengan alat peraga diharapkan siswa lebih memahami konsep kesebangunan bangun datar, serta dapat mengidentifikasi dua bangun datar. Kegiatan yang dirancang oleh guru dengan menggunkan alat peraga pada penelitian ini, dimana siswa melakukan pengukuran pangjang sisi dan besar sudut dua bangun datar dengan menggunakan penggaris dan busur derajat. Kemudian membuat perbandingan panjangs sisinya dan menyimpulkan hasilnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan penggunaan alat peraga yang mengaju pada proses belajar siswa aktif, kreatif, inovatif, dan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang ksebangunan bangun datar dengan menggunakan alat peraga. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari dua Siklus yaitu Siklus I dan Siklus II. Hasil tes akhir siswa Siklus I diperoleh dengan nilai rata-rata 60,69 dan pada Siklus II di peroleh hasil dengan nialai 99,30. Maka terdapat peningkatan hasil belajar siswa antara Siklus I dan Siklus II sebesar 38,61.