Noratul Husna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI KELAS VI SD NEGERI 1 SAWANG Yessi Kartika; Noratul Husna
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa merupakan salah satu masalah dalam pembelajaran matematika khususnya dalam menyelesaikan permasalahan  yang berkaitan dengan penerapan  dan pemahaman konsep serta permasalahan lainnya yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Hal ini dipengaruhi oleh dominannya aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pembelajaran Teams games tournament (TGT) dan software Microsoft Math. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh yang signifikanmetode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan Software Microsoft Math terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi matriks di kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X1 SMA Negeri 1 Peusangan Kabupaten Bireuenyang terdiri dari 8 kelas. Sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X1 IPA 1 yang terdiri dari 30 orang siswa. Data dianalisis dengan data korelasi product moment. Hasil analisis diperoleh rhitung> rtabel yaitu 0,98 > 0,361. Hal ini berarti terdapat korelasi yang positif  antara sebelum dilaksanakan model pembelajaran TGT dan software microsoft mathdengan sesudah pembelajaran dengan model TGT dan software microsoft math sesuai dengan interpretasi koefisien korelasi menunjukkan interpretasi yang sangat kuat.Selanjtnya dilakukan uji – t korelasi dan hasil analisis menunjukkan thitung> ttabel yaitu 8,24> 2,048. Hasil observasi aktivitas pembelajaran  yang meliputi aktifitas guru dan siswa terlihat bahwa aktifitas pembelajaran yang dilakukan di kelas dikategorikan sangat baik dengan persentase rata-rata aktifitas guru pada pertemuan pertama sebesar 92,2 dan pada pertemuan kedua 94,4%, lalu persentase rata-rata aktifitas siswa pada pertemuan pertama dan kedua masing-masing adalah 83,3% dan 91,1%. Berdasarkan taraf keberhasilan dari proses pembelajaran ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran TGT dan software Microsoft Math terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi matriks di kelas XI SMA Negeri 1 Peusanga.  Kata Kunci: Metode Pembelajaran TGT, Software Microsoft Math, Kemampuan Komunikasi Matematis, Materi Matriks
DAMPAK BENCANA HIDROMETEOLOGI DI DESA KUALA CEURAPE, KECAMATAN JANGKA, KABUPATEN BIREUEN Noratul Husna; Hariki Fitra; Wahyudi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64253

Abstract

This study aims to analyze the impacts of hydrometeorological disasters on the physical environmental conditions, infrastructure and accessibility, as well as the social conditions of the community in Kuala Ceurape Village, Jangka District, Bireuen Regency. The study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observations, in-depth interviews with 3 informants consisting of affected community members and village officials, and documentation. Data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation techniques used to ensure data validity. The findings revealed that hydrometeorological disasters caused environmental damage in the form of sedimentation, erosion, destruction of fishponds, agricultural land degradation, and deterioration of water quality. Infrastructure was damaged, including roads, bridges, drainage systems, irrigation networks, and electricity networks, which hindered community mobility. From the social perspective, the community experienced displacement, decreased income, health problems, and psychological trauma. Nevertheless, the community demonstrated strong social solidarity during the recovery process. This study is expected to serve as a reference for the government and the community in strengthening disaster mitigation and hydrometeorological disaster management efforts.