This Author published in this journals
All Journal EDUPEDIA
Aulia Diana Sari
Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VIII F SMP NEGERI 1 BABADAN Aulia Diana Sari; Uki Suhendar
EDUPEDIA Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.411 KB) | DOI: 10.24269/ed.v3i2.305

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi belajar peserta didik dalam mengikuti pelajaran matematika peserta didik kelas VIII F SMP Negeri 1 Babadan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan model pembelajaran probing prompting yang dapat meningkatkan motivasi belajar matematika peserta didik, (2) mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar matematika peserta didik melalui model pembelajaran probing prompting. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi belajar matematika peserta didik adalah menerapkan model pembelajaran probing prompting. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII F SMP Negeri 1 Babadan yang berjumlah 24 peserta didik. Pengambilan data yang dilakukan melalui lembar observasi motivasi peserta didik, angket motivasi belajar peserta didik dan lembar keterlaksanaan pembelajaran oleh guru. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa motivasi belajar peserta didik meningkat setelah diterapkannya model pembelajaran probing prompting dengan upaya perbaikannya yaitu : 1) Penyampaian materi yang lebih menarik, 2) Guru menekankan kepada peserta didik akan pentingnya berperan aktif dan percaya diri, 3) Memberikan soal-soal secara individu. Hal ini didukung dengan hasil analisis lembar observasi peserta didik yang telah memenuhi minimal kriteria cukup termotivasi. Begitu pula lembar keterlaksanaan kegiatan guru yang memenuhi kriteria sangat baik. Setelah diterapkan langkah tersebut terbukti bahwa tiap indikator motivasi belajar peserta didik mencapai minimal motivasi tinggi