D. Darwis
Jurusan Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Matematika melalui Penerapan Metode Field Trip pada Kelas VII Hamzah Upu; D. Darwis; A. Athira
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.692 KB) | DOI: 10.35580/imed19915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan metode Field Trip pada kelas VII ditinjau dari hasil belajar, aktivitas, dan respon siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimen dengan teknik pengambilan sampel yaitu cluster random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan  lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar (pretest dan posttest), lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respons siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan: (1) rata-rata hasil pretest siswa yaitu 20,5(kategori sangat rendah), rata-rata hasil posttest siswa yaitu 77,7(kategori tinggi) (2) rata-rata hasil posttest menunjukkan ketuntasan klasikal tercapai yakni sebesar 90% (18 siswa), (3) rata-rata gain ternormalisasi sebesar 0,7(kategori tinggi), (4) rata-rata aktivitas siswa sebesar 92% (kategori sangat aktif), (5) rata-rata presentase siswa yang memberi respon positif sebanyak 94%. Hasil analisis inferensial menunjukkan: (1) nilai rata-rata hasil belajar siswa yang diajar dengan metode Field Trip lebih besar dari 70 (KKM), (2) nilai rata-rata gain ternormalisasi lebih besar dari 0,3, (3) persentase respon siswa lebih besar dari 70%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan metode Field Trip efektif diterapkan pada siswa kelas VII SMP.Kata Kunci: Efektivitas, Hasil Belajar, Aktivitas, Respons, Metode Field Trip.This research aims to determine the effectiveness of learning mathematics through the application of the Field Trip method in class VII based on student learning outcomes, activity, and student responses. This research is quantitative approachwithpre-experimental study and sampling technique used is cluster random sampling.  Data analysis technique used is descriptive and inferential analysis techniques. The results of descriptive analysis showed: (1) average results of students' pretest was 20,5(very lo category), average student posttest result was 77,7(high category) (2) the posttest results showed that classical completeness was reached student activity at 90% (18 students), (3) average normalized gain was 0.7(high category), (4) average student activity was 92% (very good category),     (5) average percentage of students who gave positive response of 94%. Inferential analysis results show: (1) the average value of students after being taught with the fieldtrip learning method is greater than 70, (2) the normalized average gain value is greater than 0.3 (medium category), (3) the percentage of positive student responses greater than 70%. From the results of this study it can be concluded that learning by applying the  Field Trip methods is effectively applied to students of grade VII.Keywords: Effectiveness, Learning Achievement, Student Activity, Field Trip Methods, Mathematics Learning
Deskripsi Kecerdasan Visual Spasial Siswa dalam Memecahkan Masalah Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Berdasarkan Tingkat Kemampuan Awal Geometri pada Siswa Kelas VII SMP Anisah Syafiqah; R. Ruslan; D. Darwis
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol 4, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.319 KB) | DOI: 10.35580/imed15292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum kecerdasan visual spasial siswa kelas VII SMP dalam memecahkan masalah bangun ruang sisi datar berdasarkan tingkat kemampuan awal geometri. Penelitian ini menggunakan Teori Hass yang menggolongkan karakteristik kecerdasan visual spasial atas pengimajinasian, pengkonsepan, pemecahan masalah, dan pencarian pola. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 3 siswa, yaitu 1 siswa dengan kemampuan awal geometri tinggi, 1 siswa dengan kemampuan awal geometri sedang dan 1 siswa dengan kemampuan awal geometri rendah. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas soal tes kemampuan awal geometri, soal tes kecerdasan visual spasial materi bangun ruang sisi datar, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Karakteristik yang paling dominan muncul pada siswa adalah karakteristik pencarian pola serta pengimajinasian sedangkan karakteristik yang paling tidak dominan muncul adalah karakteristik pemecahan masalah. (2) Subjek berkemampuan awal geometri tinggi 3 karakteristik kecerdasan visual spasial yakni pengimajinasian, pengkonsepan dan pencarian pola. (3) Subjek berkemampuan awal geometri sedang mampu memenuhi 2 karakteristik kecerdasan visual spasia yakni pengimajinasian dan pencarian pola. (4) Subjek berkemampuan awal geometri rendah tidak mampu memenuhi semua karakteristik kecerdasan visual spasial. Kata kunci: Kecerdasan, Kecerdasan Visual Spasial, Kemampuan Awal Geometri, Bangun Ruang Sisi Datar, Teori Hass The aim of this research is to determine the general description of spatial visual intelligence of students from grade VII of SMP in solving solid figure flat side problems based on the initial ability level of geometry. This research used Hass Theory which classifies the characteristics of spatial visual intelligence based of imagining, conceptualizing, problem solving, and problem seeking. The type of this research is descriptive research with qualitative approach. The research subjects were 3 students. The first subject has high initial ability in geometry, the second subject has moderate initial ability, and the third subject has low initial ability. The research instrument used consists of the initial ability of geometry test questions, spatial visual intelligence of solid figure flat side test questions, and interview guidelines. The research result showed that: (1) The most dominant characteristic that appears in students was the characteristic of problem seeking and imagining, while the least dominant characteristic was problem solving. (2) Subjects who had high initial ability of geometry was able to fulfill 3 spatial visual intelligence characteristics, those were imagining, conceptualizing, and problem seeking. (3) Subjects who had moderate initial ability of geometry was able to fulfill 2 spatial visual intelligence characteristics, those were imagining and problem seeking. (4) Subjects who had low initial ability of geometry was not able to fulfill all the characteristics of spatial visual intelligence. Keywords: Intelligence, Visual-Spatial Intelligence, Initial ability of Geometry, Solid Figure Flat Side, Hass Teory