Diapinar Reza Rizaldi
Kementerian Keuangan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Efektivitas Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja (Studi Kasus pada Satuan Kerja di Wilayah Kerja KPPN Jakarta II) Diapinar Reza Rizaldi
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 1 No 3 (2016): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.326 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v1i3.43

Abstract

This research investigates the effect of factors in Shah Model, namely capability, authority and acceptance level, against the effectiveness of the implementation of performance-based budgeting for the Spending Unit (Satker) under the working area of the Treasury Office (KPPN) Jakarta II. These three factors consist of nine variables, namely performance assessment ability, human resources ability, technical skills ability, legal aspects authority, job procedural authority, organizational authority, political acceptance, administrative acceptance and motivational acceptance. This study uses multiple linear regression to analyze the data, with purposive sampling method. The result of hypothesis testing shows that the variables of human resources ability, legal aspects authority, organizational ability and political acceptance have a positive effect on the effectiveness of implementation of performance-based budgeting on Spending Units under the working area of KPPN Jakarta II. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari faktor-faktor dalam konsep Shah Model, yaitu faktor kemampuan, otoritas, dan dukungan terhadap efektivitas penerapan anggaran berbasis kinerja pada satuan kerja lingkup KPPN Jakarta II. Ketiga faktor tersebut dijabarkan menjadi sembilan variabel yang meliputi kemampuan penilaian kinerja, kemampuan sumber daya manusia, kemampuan teknis, otoritas hukum, otoritas prosedural, otoritas organisasi, dukungan politis, dukungan administratif dan dukungan motivasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari pengujian hipotesis tersebut menunjukkan bahwa variabel kemampuan sumber daya manusia, otoritas hukum, otoritas organisasi dan dukungan politis berpengaruh positif terhadap efektivitas penerapan anggaran berbasis kinerja pada satuan kerja di wilayah kerja KPPN Jakarta II.