Widjanarko Widjanarko
BPPK Kementerian Keuangan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Kenaikan Rasio Utang Indonesia Periode 2012-2019 Widjanarko Widjanarko
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 5 No 3 (2020): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33105/itrev.v5i3.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan (dekomposisi) variabel penyumbang kenaikan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2012-2019 dengan pendekatan debt dynamic. Metode penelitian ini menggunakan model dekomposisi public debt to Gross Domestic Product (GDP) ratio yang dikembangkan International Monetary Fund/IMF (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel menyumbang kenaikan rasio utang terhadap PDB, meliputi: i) keseimbangan primer negatif karena kenaikan jumlah pengadaan utang), ii) relatif tingginya tingkat bunga riil iii) pelemahan nilai tukar dan iv) Stock Flow Adjustment (SFA). Upaya meminimalisasi penurunan defisit keseimbangan primer tahun 2018 sebesar -0,01% PDBmenjadi sebesar -0.5% GDP di tahun 2019menunjukkan tekad pemerintah untuk menjaga keberlanjutan fiskal.Hal tersebut tercermin dalam relatif kecilnya peningkatan rasio utang terhadap PDB dari 29,98% tahun 2018 menjadi 30.18% PDB tahun 2019.