Made Sugiarta
Universitas Hindu Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REJANG RENTENG BENTUK KESETARAAN GENDER DALAM RUANG SENI SAKRAL DI KOTA DENPASAR Ni Luh Wiwin Astari; Made Sugiarta
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol 3 No 2 (2020): Vidya Wertta, Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v3i2.1054

Abstract

Isu tentang kesetaraan gender sampai saat ini masih terus diperbincangkan. Hal ini sebagai bentuk upaya mengangkat kesejajaran antara laki-laki dengan perempuan dalam berbagai sektor. Artikel ini berupaya mengangkat Rejang Renteng hubungannya dengan kesetaraan gender. Sebagaimana diketahui, peran perempuan dalam ruang sakral selalu berada dalam posisi minor. Bahkan dalam ruang agama sendiri, laki-laki selalu memainkan peran yang lebih besar daripada perempuan. Tidak begitu dalam seni sakral di Bali. Tarian rejang Renteng semakin menjadi trend pementasan saat ini. Tarian yang gerakannya klasik dan sederhana ini selalu menyedot perhatian penontonnya. Semakin maraknya pementasan Rejang Renteng dalam pelaksanaan upacara yadnya di Bali membuktikan eksistensi perempuan dalam ruang-ruang seni khususnya yang berhubungan dengan agama.