Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CRITICAL REFLECTION ON ISSUES RELATED TO TESOL Amalia Lakehu
Kibas Cenderawasih : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol. 9 No. 2 (2013)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4117.384 KB) | DOI: 10.26499/kc.v9i2.144

Abstract

Tulisan ini akan membahas dua isu yang menjadi topik perdebatan di antara para ahli dalam Pengajaran Bahasa Inggris bagi Penutur Bahasa Lain-Teaching English to the Other Speakers of Languages (TESOL), yaitu apakah teknologi komputer dapat membantu pengajaran bahasa Inggris pada konteks Pengajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing- English as Foreign Language (EFL) dan apakah bentuk-bentuk bahasa Inggris atau penggunaan bahasa Inggris yang harus diajarkan dalam konteks pengajaran EFL.Dalam isu pertama, tulisan ini membahas beberapa pendapat para ahli TESOL/EFL tentang manfaat dan kendala yang dihadapi dalam penerapan bantuan teknologi komputer dalam konteks TESOL/EFL. Selain itu, tulisan ini membahas juga kendala-kendala yang dihadapi di beberapa konteks pengajaran EFL di Papua. Dalam isu kedua, tulisan ini membahas beberapa pendapat para ahli TESOL/EFL tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam mengajarkan bentuk bahasa dan manfaat mengajarkan penggunaan bahasa dari bentuk bahasa dalam konteks pengajaran TESOL/EFL.Dengan mempertimbangkan manfaat dan kendala-kendala yang akan dihadapi dalam penerapan bantuan teknologi komputer dalam pengajaran bahasa Inggris pada konteks pengajaran TESOL/EFL, dapat disimpulkan bahwa bantuan ini dapat diterapkan pada konteks pengajaran mata kuliah English skills yang wajib diambil oleh para mahasiswa Fakultas Sastra, UNIPA, Manokwari. Selanjutnya, dengan mempertimbangkan manfaat dari kemampuan pragmatik bagi siswa, dapat disimpulkan bahwa para pengajar bahasa Inggris pada konteks pengajaran TESOL/EFL di Papua seharusnya tidak saja memfokuskan pengajarannya dalam mengembangkan kemampuan siswa pada bentuk bahasa Inggris, tetapi juga pada kemampuan pragmatik mereka. Dipercaya bahwa kemampuan pragmatik diajarkan untuk mengembangkan pemahaman pragmatik siswa dalam berbagai kesadaran mental dengan cara latihan yang kreatif. Dengan mempunyai kesadaran ini, siswa dapat secara tepat menanggapi istilah-istilah atau bahasa yang digunakan dalam berbagai situasi.