F.X Sulistiyanto W. S
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi “Yayasan Pharmasi Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN KOMBINASI FOTOKATALIS TiO2 DAN ARANG AKTIF UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH FARMASI Sofia Fatmawati; F.X Sulistiyanto W. S; Uning Rininingsih E. M
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v2i2.1936

Abstract

Air limbah farmasi memiliki dampak yang berbahaya bagi lingkungan. Air limbah tersebut dicemari oleh zat kimia organik dan anorganik. Limbah antibiotik seperti misalnya siprofloksasin dapat bersama-sama dengan limbah anorganik seperti ion Cu(II) di perairan. Metode fotokatalisis menggunakan TiO2 telah terbukti berpotensi untuk mengatasi pencemaran limbah dengan cara yang ramah lingkungan serta menghemat biaya. Arang aktif merupakan media adsorpsi yang tepat untuk  disisipkan  katalis TiO2 karena  dapat  menangkap dan menjerap partikel-partikel sangat halus, tidak bersifat racun, mudah didapat , ekonomis dan dapat  meningkatkan  aktivitas fotokatalitik  dari  TiO2  dengan  memperluas permukaan serta mencegah penggumpalan partikel  dari  TiO2.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan arang aktif dan lama penyinaran terhadap efektivitas proses fotodegradasi siprofloksasin yang terkatalisis TiO2  dengan keberadaan ion Cu(II).  Metode penelitian dilakukan dalam suatu reaktor tertutup yang dilengkapi dengan satu sdkkat pengaduk magnetik dan lampu tungsten sebagai sumber sinar tampak. Variasi lama penyinaran  yang digunakan adalah  20,  40, 60, 80 dan 100 menit. Sedangkan massa kombinasi TiO2 dengan Arang aktif yang digunakan adalah 25 :1, 30 : 1, dan 35 : 1. Metode yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi siprofloksasin adalah Spektrofotometri Ultra Violet dan konsentrasi ion Cu(II) menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh variasi lama penyinaran dan variasi massa TiO2 dan arang aktif  pada fotodegradasi siprofloksasin dan fotoreduksi ion Cu(II). Kondisi optimal lama penyinaran pada proses fotodegradasi siprofloksasin dan fotoreduksi ion Cu(II) adalah 100 menit dan dengan variasi TiO2 kombinasi Arang Aktif adalah 35 : 1, pada kondisi tersebut siprofloksasin yang terdegradasi 82,18 % dan ion Cu(II) yang tereduksi 89,83 %. Kata kunci: Arang aktif; fotokatalis TiO2; ion Cu; siprofloksasin