Azis Muhajir
Mahasiswa Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLITIK DAUD BEUREUEH DALAM GERAKAN DI/TII ACEH Azis Muhajir
Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Kalam (Januari-Juni 2016)
Publisher : Lembaga Studi Agama dan Masyarakat Aceh (LSAMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui pendekatan sejarah, artikel ini akan memaparkan politik Daud Bereu-eh dalam gerakan DI/TII di Aceh. Aceh yang memiliki kandungan sejarah tak bisa dipungkiri telah mewarnai keadaan politik di Indonesia. Dimulai pra kemerdekaan RI sampai sekarang terus menampakkan diri. Berbicara sejarah Aceh pasti melibatkan pembicaraan tentang ulama. Seperti tulang yang terbungkus dengan daging, jikapun dipisahkan maka ia tidak akan berarti apa-apa lagi. Terutama ulama sekaliber Daud Beureu-eh, sebagai tongkat estafet ulama sebelum dan sesudahnya, yang mempengaruhi politik Aceh dan Indonesia hingga kini. Daud Bereu-eh yang mempelopori bangkitnya DI/TII di Aceh (1953-1959), adalah titik awal berdirinya Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Tapi kalau dilihat dari karakter perpolitikan masing-masing perjuangan ini terdapat perbedaan yang signifikan. Gerakan DI/TII disebut sebagai perjuangan yang berideologikan agama, sedangkan gerakan GAM yang cenderung “sekuler”. Tak dapat ditampik pula gerakan DI/ TII mendapat perlawanan dari ulama Aceh sendiri.