Lingkungan yang sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan fisik makhluk hidup, dan kualitas udara yang baik menjadi salah satu faktor utama. Udara dalam ruangan dapat tercemar oleh zat berbahaya seperti karbon monoksida, debu, dan mikroorganisme. Jika kadarnya melebihi batas normal, kontaminasi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk Sick Building Syndrome (SBS), yang terjadi akibat polutan dalam ruangan melalui mekanisme imunologi, infeksi, toksin, dan iritasi. Penggunaan AC yang tidak terawat dengan baik juga dapat menurunkan kualitas udara serta kelembaban, meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti iritasi kulit dan mata. Polusi partikulat PM10, terutama yang berada di kategori berbahaya dengan indeks di atas 300, memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan. Oleh karena itu, pemantauan kualitas udara dalam ruangan secara teratur sangat diperlukan untuk mencegah polusi dari debu, gas, dan mikroorganisme. Penelitian ini menghasilkan alat monitoring udara dalam ruangan yang terintegrasi secara real-time menggunakan sensor DHT11 dan optic SHARP GP2Y1010AU0F sebagai input. Penyajian informasi dilakukan secara terstruktur agar mudah dipahami berbagai pihak, dengan penyediaan data yang dapat diunduh dalam format CSV dan Excel. Implementasi sistem ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai pusat pemrosesan data, sementara web dan buzzer berfungsi sebagai output, memudahkan pengelola dalam memantau kualitas udara di dalam ruangan.