Pembedahan atau operasi merupakan tindakan merupakan tindakan invasife dengan menggunakan cara membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani, biasanya dilakukan dengan membuat sayatan pada pagian tubuh tertentu. Setelah bagian tubuh tubuh yang ditangani tampak, maka akan dilakukan perbaikan yang akan diakhiri dengan penutupan dan penjahitan dari luka. Post operasi adalah masa dimana setelah dilakukan tindakan pembedahan yang dimulai pada saat pasien dipindahkan keruangan pemulihan, dari tindakan operasi ini akan menmbulkan nyeri. Salah satu terapi pencegahannya yaitu terapi distraksi menoton kartun. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi distraksi menonton kartun terhadap penurunan skala nyeri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra experimental dengan rancangan one group pre-test and post-test design. Besar sampel sebanyak 34 orang. Hasil: Data dianalisa dengan uji paired t-test α=0,05. Hasil penelitian didapatkan hasil P-Value= 0,000< α=0,05. Kesimpulan: sehingga Ho ditolak artinya ada pengaruh terapi distraksi menonton kartun terhadap penurunan skala nyeri. Penerapan terapi distraksi menonton kartun untuk menurunkan rasa nyri perlu ditingkatkan oleh perawat pelaksana.