Sumber bibit tanaman hijauan pakan ternak (HPT) ruminansia seperti rumput odot sangat terbatas disebabkan struktur umur petani dominan sudah tua di atas 45 tahun, minat Pemuda Tani bekerja di bidang pertanian masih rendah, dan mengusahakan pertanian dengan lahan sempit. Secara ekonomis usaha HPT menguntungkan bagi peternak terutama jika menggunakan jenis dan varietas unggul yang memiliki potensi produksi dan kualitas tinggi. Tujuan penelitian adalah: (1) Mengetahui profil sosio-demografis petani responden dalam usahatani pengembangan sumber bibit tanaman hijauan pakan ternak (HPT) ruminansia; (2) Mengetahui keuntungan bersih dan kelayakan usaha pengembangan sumber bibit tanaman hijauan pakan ternak (HPT) ruminansia. Lokasi penelitian diwilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat dan terpilih Kecamatan Cipunagara di dua desa ( Desa Padamulya, dan Desa Wanasari), dan Kecamatan Pegaden Barat di Desa Bendungan. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juli - September 2017. Penetapan sampel berjumlah 35 orang dengan teknik “Purposive”. Analisis data dengan “statistik deskriptif”(descriptive statistics). Hasil penelitian , yaitu: (1) Sebagian besar responden usia produktif ( 15 – 60 tahun ) diantaranya yang dominan adalah non-Pemuda Tani usia >30 tahun ( 91% ) dihawatirkan dapat mengancam keberlanjutan pembangunan pertaniankhususnya sub sektor peternakan; (2) Pendapatan usaha HPT rumput odot memadahi dan layak untuk diperluas serta dilanjutkan.Kata Kunci: Sosio Demografis, Pendapatan Petani, Bibit Hijauan Pakan Ternak.