Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN PEMASARAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) DI KECAMATAN CIPANAS KABUPATEN CIANJUR Tuteng Rohmansyah; Dradjat Dradjat; Tri Ratna Saridewi
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 2 No 1 (2007)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.327 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v2i1.221

Abstract

Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan komoditas yang potenisal untukdikembangkan. Kendala utama yang dihadapi petani di Kecamatan Cipanas adalah sistempemasaran melalui tengkulak sehingga harga yang diterima oleh petani sangat tergantung padatengkulak. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mempelajari saluran pemasaran dan margin tataniaga cabai merah dan (2) Mempelajari farmer’share, korelasi pasar cabai merah dan peluangyang dapat diambil oleh petani cabai. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 Maret – 16 Mei2006 di Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, khususnya di 3 desa, yaitu Batulawang, Cilotodan Cimacan. Metode analisis data yang digunakan dalam laporan ini adalah analisis margintataniaga dan analisis korelasi pasar.Hasil yang diperoleh adalah untuk tujuan Pasar Bogor, saluran pemasaran two levelchannel merupakan saluran paling efisien, karena memberikan nilai farmer’s share palingbesar 60%, tetapi pada saluran ini korelasi pasarnya rendah, yaitu hanya 0,294. Korelasi antarapetani dan pasar Cipanas mempunyai nilai yang paling tinggi yaitu 0.639, artinya struktur pasartelah mendekati persaingan sempurna dan pembentukan harga telah terpadu. Solusi untukpetani cabai atau kelompok tani adalah tergabung dalam asosiasi lembaga tataniaga agarmampu menjaga kontinuitas dan kualitas produk.
MEMBANDINGKAN TILLANDSIA, BROMELIA, KAKTUS DAN SUKULEN PADA MEDIA BATU Dradjat Dradjat
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 2 No 1 (2007)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.113 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v2i1.224

Abstract

Tanaman Tillandsia umumnya tumbuh epifit dan saprofit di pepohonan (batang, cabangdan ranting) seperti tanaman anggrek yang banyak tumbuh di daerah hutan tropis. Akar epifitdan saprofit merupakan andalan untuk menumpang hidup dan melekat pada bagian tanamanlain.Tanaman Tillandsia termasuk famili Bromeliaceae yang sangat efisien dalammemanfaatkan air (WUE tinggi) dan termasuk golongan tanaman yang metabolismenyamenganut sistem CAM (Crassulacean Acid Metabolic). Penelitian ini bertujuan untukmembandingkan pertumbuhan antara tanaman Tillandsia (K1), Kaktus (K2) dan Bromelia (K3)yang masing-masing ditumbuhkan pada media batu (Fl) secara epifit dan saprofit dibandingkandengan media mos dan pakis (F2) masing-masing diperlakukan dengan pupuk profit (P1) dandekastor (P2).Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap)faktorial dengan kombinasi dan perlakuan ulangan sehingga terdapat 180 satuan percobaan.Pengamatan dilakukan terhadap morfologi vegetasi, keadaan fisik fisiologis sehat normalnyatanaman dengan menggunakan skor 0-10 dan interaksi perlakuan dituangkan dalam bentukgrafik.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa media batu universal dapat dijadikan mediatumbuh golongan epifit dan saprofit baik tanaman Tillandsia, kaktus dan Bromelia dengan skormasing-masing 8,20, 7,33 dan 8,10. Pada media ini pertumbuhan tanaman normal seperti padahabitat aslinya. Hasil pengamatan dengan pemberian pupuk yang berbeda menunjukkanpertumbuhan yang baik, dengan skor Tillandsia, kaktus dan Bromelia masing-masing 8,07,5,73 dan 8,70.