Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Proses Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas di Wilayah Pedesaan Percut, Sumatera Utara Netti Meilani Simanjuntak; Dian Andriyani Syafitri
Jurnal Medika Cendikia Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v7i1.127

Abstract

Maternal mortality in Asia is still very high, several factors influence such as a dense population, poverty, lack of maternal and child health services, and most importantly is maternal knowledge. The purpose of this study is to identify the relationship between the level of maternal knowledge about perineum wound care and the wound healing process in postpartum mothers in rural areas. The research method was cross sectional, with a total sampling, 30 postpartum mothers were joined in this study. The results showed there was a significant relationship between the level of maternal knowledge with the process of wound healing in postpartum mothers (p value = 0.008). Therefore health services such as independent practice midwives must have programs to improve postpartum maternal knowledge after parturition. So that it helps the mother in the process of healing the wound and there is no infection.
PENYULUHAN KESEHATAN DAN PELAKSANAAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI USIA 1-9 BULAN DI PMB MORINA NERI Harianja, Ester Saripati; Lumbantoruan, Mestika; Netti Meilani Simanjuntak; Lala Mutiara; Ria Lestari
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6778

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang efektif dalam mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Namun, cakupan imunisasi masih menjadi tantangan global dan nasional. Data World Health Organization tahun 2022 menunjukkan 14,3 juta anak di dunia belum mendapatkan imunisasi (zero dose). Di Indonesia, periode 2019–2023 tercatat 1.356.367 anak tidak menerima imunisasi dasar. Di Provinsi Sumatera Utara, cakupan imunisasi dasar lengkap tahun 2024 baru mencapai 76,61%, masih di bawah target nasional. Rendahnya cakupan imunisasi dipengaruhi oleh kekhawatiran orang tua terhadap suntikan ganda dan efek samping, ketidaksesuaian jadwal pelayanan, pengaruh sosial budaya dan keluarga, rendahnya pengetahuan orang tua, serta maraknya hoaks dan informasi keliru tentang imunisasi. Tujuan: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 1–9 bulan melalui penyuluhan kesehatan terintegrasi dengan pelayanan imunisasi. Metode: Kegiatan PkM dilaksanakan pada Jumat, 28 November 2025 di PMB Morina Neri dengan melibatkan 22 orang tua bayi usia 1-9 bulan. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan menggunakan media presentasi, leaflet serta dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan tanya jawab. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan imunisasi dasar sesuai usia bayi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua mengenai imunisasi dasar lengkap dengan mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan baik setelah penyuluhan kesehatan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan yang terintegrasi dengan pelayanan imunisasi dasar efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan orang tua bayi usia 1–9 bulan serta mendukung peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap di pelayanan kesehatan primer.