Hipertensi sampai saat ini masih menjadi penyebab kematian mendadak karena tidak bergejala dan tanpa keluhan. Kondisi tekanan pembuluh darah pada penderita hipertansi mengalami peningkatan secara persisten ditandai dengan tekanan sistolik melebihi 140 mmHg dan diastolik >90 mmHg ketika dilakukan pemeriksaan berulang dalam keadaan istirahat. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian dini di dunia dengan prevalensi 22% penduduk dunia. Jumlah penderita hipertensi yang tinggi tersebut, diketahui hanya kurang dari seperlima yang melakukan upaya pengendalian terhadap tekanan darah, padahal seharusnya penderit ahipertensi melakukan pengobatan jangka panjang untuk mengontrol tekanan darah dan supaya tidak timbul komplikasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola perilaku mencari pengobatan yang dilakukan oleh penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan studi literatur naratif dengan kepustakaan yang terdiri dari 2 buku, data kementerian kesehatan, data Badan Pusat Statistik, 3 jurnal nasional, dan 13 jurnal internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu maksimal 10 tahun terakhir. Proses penelusuran sumber dilakukan melalui database Kementerian Kesehatan, Badan Pusat Statistik, PubMed, dan Google Scholar dengan kata kunci “hypertension characteristics”, “health seeking behavior”, dan “hypertension”. Analisis dilakukan dengan menyajikan data, menambah pengetahuan, dan pemahaman mengenai karakteristik dan perilaku mencari pengobatan pada penderita hipertensi dengan meringkas materi yang telah diterbitkan. Hasil studi literatur berupa karakteristik penderita hipertensi yang dideskripsikan berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan tempat tinggal. Selain itu, dideskripsikan pula mengenai pola perilaku mencari pengobatan yang dilakukan oleh penderita hipertensi.