Terdapat beberapa kendala yang dihadapi SD Negeri 1 Nagarawangi seperti sulitnya memperoleh tenaga pengajar sesuai bidangnya, terbatasnya guru tetap, kurangnya guru yang berpengalaman dalam mengajar karena masih banyak guru kontrak yang baru diangkat, terbatasnya sarana prasarana sekolah, dan rendahnya nilai ketuntasan belajar sesuai KKM yang hanya berkisar antara 40-60%. Oleh karena itu diperlukan peningkatan diberbagai bidang khususnya peningkatan kualitas guru. Peningkatan yang dapat dilakukan secara mendesak adalah kualitas kemampuan guru dalam menyusun kelengkapan mengajar agar pembelajaran lebih terarah sehingga diharapkan mampu meningkatkan prosentase ketuntasan belajar siswa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan kegiatan In-House Training penyusunan kelengkapan mengajar sebagai penelitian tindakan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Guru SD Negeri 1 Nagarawangi dalam menyusun kelengkapan mengajar. Subyek penelitian ini adalah guru-guru di SD Negeri 1 Nagarawangi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang pengumpulan datanya dilakukan melalui angket, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pada siklus 1 terdapat 58,23% guru berhasil menyelesaikan penyusunan kelengkapan mengajar; dan pada siklus 2 terdapat 91,66% guru berhasil menyelesaikan penyusunan kelengkapan mengajar. Jadi ada peningkatan kemampuan guru dalam menyusun kelengkapan mengajar setelah dilakukan In-House Training tahap 1 yaitu sebesar 33,43% dan masing-masing guru menunjukkan peningkatan yang signifikan.Kata Kunci: Kelengkapan mengajar guru, In-House Training.