Chaidir A Makarim
Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KEGAGALAN GROUND ANCHOR PADA TANAH DENGAN KEPADATAN LEPAS LUNAK SAMPAI SEDANG Lorenzio Lorenzio; Chaidir A Makarim
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5817

Abstract

Pada proses pembangunan suatu konstruksi kerap dijumpai pekerjaan penggalian basement, yang dilakukan dari permukaan tanah sampai pada kedalaman tertentu sesuai dengan kebutuhan pembangunan konstruksi tersebut Konstruksi galian basement lazim menggunakan dinding penahan tanah yang disokong oleh komponen struktur penyokong.. Struktur penyokong tersebut dapat berupa ground anchor, soil nailing, dan lain-lain yang bekerja saling memperkuat dengan dinding penahan tanah. Namun pada beberapa kasus, sering dijumpai adanya kegagalan konstruksi galian basement yang melibatkan komponen struktur ini. Kasus kegagalan konstruksi galian basement yang belum lama terjadi di Indonesia merupakan suatu contoh kasus kegagalan nyata pada komponen struktur tersebut, hal tersebut diduga terjadi karena kesalahan konsultan struktur dalam perancangan serta diperburuk dengan kondisi di lapangan yang bermasalah sehingga struktur penyokong yang semula bertujuan untuk memperkuat dinding penahan tanah tidak dapat berfungsi secara optimal. Penelitian ini akan mengupas penyebab gagalnya ground anchor dengan melakukan simulasi galian basement secara komprehensif sesuai dengan data aktual lapangan.
ANALISIS CREEP TERHADAP WAKTU PADA TANAH DASAR DALAM PROYEK REKLAMASI BANDARA KANSAI INTERNATIONAL AIRPORT Alvin Nicholson; Chaidir A Makarim
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5819

Abstract

Bandara Kansai International Airport adalah salah satu bandara di Jepang yang dibangun di tengah laut. Pembangunan ini dilakukan karena banyaknya protes penduduk terhadap polusi udara yang akan ditimbulkan  bila pembangunan bandara dilaksanakan di tengah pemukiman penduduk. Mengingat bandara ini dibangun di tengah laut dengan tanah dasar lempung, maka salah satu permasalahan yang harus dihadapi adalah creep. Creep adalah kondisi dimana tanah mengalami penurunan akibat beban statik di atasnya dalam jangka waktu panjang. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini  untuk mengetahui seberapa besar creep yang terjadi pada tanah dasar bandara Kansai International Airport dengan menggunakan program Settle 3D.  Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa pentingnya memperhatikan creep dalam pembangunan konstruksi mengingat bahwa creep tidaklah kecil.
POTENSI EKSPANSIF PADA TANAH RESIDUAL DENGAN ATTERBERG LIMIT DAN X-RAY DIFFRACTION TEST UNTUK WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA Evelyn Evelyn; Chaidir A Makarim
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2293

Abstract

Tanah residual adalah tanah yang mengalami perubahan secara fisika dan kimia serta pengendapan pada tempat aslinya. Tanah ini kerap dikaitkan dengan potensi ekspansif yang dapat menyebabkan kerugian besar terutama pada infrastruktur di Indonesia. Sifat ekspansif perlu diantisipasi dengan pengujian tanah sebelumnya. Pengujian Atterberg Limit serta X-Ray Diffraction, menghasilkan nilai indeks plastisitas dan kandungan mineral yang dapat  digunakan sebagai acuan analisa potensi ekspansif pada tanah. Pada penelitian ini pengujian dilakukan untuk mengetahui potensi ekspansif pada tanah residual di Jakarta dan sekitarnya, juga untuk mengetahui korelasi padanan antara nilai indeks plastisitas dengan kandungan mineral montmorillonite. Hasilnya dijumpai sampel dengan nilai indeks plastisitas yang tinggi tanpa mineral montmorillonite di dalamnya, sebaliknya dengan keberadaan kaolinite yang terdapat pada sampel dengan nilai IP yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan nilai indeks plastisitas yang tinggi tidak selalu bersamaan dengan kehadiran mineral montmorillonite. Selain itu, mineral kaolinite yang kerap dikaitkan dengan keberadaan potensi ekspansif sesungguhnya bukanlah mineral penyebab ekspansif. Kaolinite hanya dapat menjadi indikator nilai indeks plastisitas yang tinggi, namun bukan sebagai acuan sifat ekspansif, melainkan montmorillonite memiliki nilai aktivitas tinggi. Sebagai contoh diberikan analisa runtuhnya struktur pada salah satu underpass Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Kerusakan struktur akibat sifat ekspansif, dan keberadaan muka air tanah yang terlalu tinggi tidak hanya dapat merusak struktur bangunan, namun juga memakan korban jiwa.
ANALISIS KEGAGALAN TIANG PANCANG PADA KONSTRUKSI DERMAGA DENGAN PROGRAM APILE OFFSHORE, LPILE, DAN GRLWEAP Ivana Natasha; Chaidir A Makarim
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2255

Abstract

Konstruksi lepas pantai (offshore) berbeda di dalam perencanaannya dengan konstruksi di daratan (onshore) dan kosntruksi di dekat pantai (near shore). Analisis yang dilakukan pada skripsi ini menggambarkan interaksi antara konstruksi dengan parameter hidrodinamika, antara lain: beban siklik akibat ombak berulang, penggerusan (scouring), dan gaya gesek selimut negatif akibat endapan dari muara sungai. Skripsi ini memaparkan perbedaan tersebut dan menampilkan contoh kegagalan yang terjadi pada suatu proyek dermaga pada salah satu kawasan pulau di Indonesia. Metode yang dapat digunakan untuk menganalisis kegagalan antara lain adalah dengan menggunakan analisis kapasitas tiang dan data hasil pukulan tiang untuk mendapatkan kapasitas tiang secara aksial dan lateral dengan program APILE Offshore dan LPILE, serta simulasi pemancangan tiang dengan program GRLWEAP. Input parameter yang digunakan berupa parameter tanah, tiang, dan hammer. Hasil analisis dari program akan dibandingkan dengan kapasitas tiang hasil uji pembebanan dinamik (PDA test) dan kalendering serta beban yang harus dipikul oleh tiang.