Leo Stefanus Tedianto
Universitas Tarumanagara

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH DIMENSI KOLOM DAN PENGGUNAAN DROP PANEL TERHADAP KEGAGALAN GESER PONS PADA STRUKTUR FLAT SLAB Jordi Angriawan; Leo Stefanus Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 4, November 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i4.6308

Abstract

Teknologi sudah berkembang dengan masif dan mempengaruhi metode pelaksanaan konstruksi pelat lantai. Salah satu inovasinya adalah flat slab. Flat slab adalah konstruksi struktur pelat beton bertulang yang mentransfer beban langsung ke kolom pendukung tanpa bantuan elemen balok. Kegagalan yang biasanya terjadi pada struktur flat slab ini adalah kegagalan geser pons yang diakibatkan karena gaya yang bekerja di sekitar kolom. Kegagalan geser pons dapat direduksi dengan penambahan penebalan di sekitar muka kolom (drop panel) atau dengan penambahan dimensi kolom. Pada pembahasan kali ini, dilakukan analisis untuk mencari besarnya gaya geser pons yang terjadi pada flat slab dengan menggunakan aplikasi berbasis metode elemen hingga. Gaya geser pons pada struktur flat slab akan dibandingkan pada dimensi kolom yang bervariasi, juga akan dibandingkan antara flat slab tanpa drop panel dan flat slab dengan drop panel. Pembahasan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi kolom dan penggunaan drop panel pada konstruksi flat slab terhadap kegagalan geser pons. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dan metode analisis teoritis berdasarkan SNI. Kesimpulan yang didapat adalah penambahan dimensi kolom dan penggunaan drop panel pada flat slab dapat mereduksi kegagalan geser pons.
RETRACTED: ANALISIS KEGAGALAN WHITMORE SECTION DAN BLOCK SHEAR PADA PELAT BUHUL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Yoses Riadi; Leo Stefanus Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5835

Abstract

Berdasarkan pertimbangan terkait kode etik publikasi pada JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, artikel dengan judul "ANALISIS KEGAGALAN WHITMORE SECTION DAN BLOCK SHEAR PADA PELAT BUHUL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA" dengan DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5835 telah ditarik dari terbitan Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019.Penarikan artikel ini dilakukan atas permintaan dari penulis dan pertimbangan dari tim redaksi JMTS, mengingat hasil penelitian tersebut juga disubmit pada Tarumanagara International Conference on the Applications of Technology and Engineering 2019 yang sedang dalam proses penerbitan prosiding, sehingga dapat terjadi double submission.
FREKUENSI ALAMI DAN MODE SHAPE BALOK EULER-BERNOULLI DAN BALOK TIMOSHENKO DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Filemon Arman; Leo Stefanus Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5832

Abstract

Balok merupakan elemen struktur yang sering digunakan di berbagai konstruksi. Biasanya struktur balok dianalisis dengan Teori Balok Euler-Bernoulli karena paling sederhana. Namun, untuk balok tinggi, analisis dengan teori ini menjadi kurang akurat karena tidak memperhitungkan deformasi geser. SNI memberi syarat L/h (rasio panjang bentang terhadap tinggi penampang balok) yang kurang dari 4 untuk dianalisis dengan lebih akurat. Balok tinggi lebih cocok dianalisis dengan Teori Balok Timoshenko karena teori ini memperhitungkan deformasi geser. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan perilaku dinamik frekuensi alami dan mode shape antara Teori Balok Timoshenko dengan Teori Balok Euler-Bernoulli. Analisis dengan Teori Balok Euler-Bernoulli mengeluarkan hasil yang tidak sesuai dengan Teori Balok Timoshenko jika rasio L/h balok terlalu kecil. Hasil analisis teoritis ini juga dibandigkan dengan hasil dari program berbasis elemen hingga. Analisis dengan program berbasis elemen hingga mengeluarkan hasil yang sesuai dengan Teori Balok Timoshenko. Dengan adanya program analisis struktur pada komputer, struktur dapat dianalisis menggunakan metode elemen hingga dengan waktu yang lebih cepat.
ANALISIS EFEK BUKAAN PADA WAFFLE SLAB DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Raynaldo Feryanto; Leo Stefanus Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5838

Abstract

Pelat dengan balok pendukung berupa balok grid atau balok 2 arah yang saling tegak lurus dikenal dengan nama Waffle Slab. Waffle Slab biasa digunakan untuk bangunan yang tidak memakai kolom di tengah-tengah bentangnya seperti ruang auditorium. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk meninjau apa efek dari adanya bukaan pada waffle slab dengan metode elemen hingga dengan memvariasikan ukuran dan posisi dari bukaan tersebut dan juga untuk mengetahui efek pemakaian stiffening ribs disekitar bukaan. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terjadinya peningkatan konsentrasi tegangan lentur di sekitar bukaan yang mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan tegangan lentur sebelum adanya bukaan. bukaan yang diletakkan pada bagian sudut dari pelat memberikan efek yang paling signifikan berupa peningkatan konsentrasi tegangan lentur yang paling besar. Selanjutnya besar tengangan lentur, lendutan, tegangan geser pons, dan momen lentur berbanding lurus dengan besarnya ukuran dari bukaan. Penggunaan stiffening ribs di sekitar bukaan memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap berkurangnya konsentrasi tegangan lentur yang terjadi di sekitar bukaan dan besarnya lendutan yang terjadi pada pelat.
ANALISIS PENGARUH LUAS PENGAKU WEB (As) TERHADAP KUAT TEKAN DARI BAJA RINGAN PROFIL KANAL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Jeffry Arianto; Leo Stefanus Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 1, Februari 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i1.3423

Abstract

Penggunaan cold-formed steel atau yang lebih dikenal sebagai baja ringan terus meningkat karena berat dan harganya yang lebih murah dibandingkan baja konvensional. Baja ringan ini memiliki titik leleh yang lebih tinggi dibandingkan dengan baja konvensional dengan rasio dimensi lebar terhadap tebal dinding profil di setiap bagian elemennya sangat besar sehingga akibat beban tekan seringkali mengalami tekuk sebelum mencapai kekuatan maksimum. Kegagalan tekuk pada umumnya dibedakan menjadi dua, yaitu tekuk lokal dan tekuk global. Salah satu cara untuk mengurangi kecenderungan tekuk adalah modifikasi bentuk geometri penampang, yaitu dengan cara penambahan pengaku pada profil penampang. Analisis ini bertujuan untuk mencari pengaruh luas pengaku web terhadap kuat tekan kritis dengan metode elemen hingga. Batang tekan adalah elemen struktural yang hanya menerima gaya tekan aksial, di mana gaya bekerja pada sumbu longitudinal melalui sentroid dari penampang. Profil yang digunakan adalah 75mm x 35mm x 5mm x 0.65mm. Perhitungan metode elemen hingga dilakukan dengan program Abaqus. Pemodelan profil dilakukan dengan perbesaran luas pegaku web dari model satu sampai model lima dengan panjang yang digunakan adalah 2000mm serta perletakan tetap sendi-rol, arah beban sejajar dengan batang (aksial). Hasilnya adalah dengan pertambahan luas pengaku maka kuat tekan elemen batang akan semakin besar dan tegangan yang dihasilkan akan semakin besar.