Ira Ocktavia Siagian
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI KEBERSIHAN DIRI DAN PENYULUHAN KEBERSIHAN DIRI DAN CUCI TANGAN PADA SISWASISWI DI SD BABAKAN III KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG Ira Ocktavia Siagian
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 1 No. 2 (2019): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.807 KB) | DOI: 10.47859/wuj.v1i2.126

Abstract

Community service activities carried out in Babakan Village,  Ciparay District, Bandung Regency are community service activities that become the annual agenda of the Immanuel College of Health Sciences in Bandung. In 2018, the Nursing D3 study program focuses community service activities at Babakan III Elementary School. The target of these community service activities is for students in grades 1 through 6. The aim of community service is to increase the knowledge of SD Babakan III students about personal hygiene, and to know the optimization of personal hygiene. Method: This activity was carried out in SD Babakan III using a community empowerment approach. The intended community is  elementary school students in Babakan III, Ciparay Subdistrict, especially classes 3 and 4, as many as 85 students were trained for 2 days. The form of training provided is through the provision of material with lectures, discussions and demonstrations. Results: Based on the evaluation in the form of pre-test and posttest, there was an increase in students' knowledge, from 60% to 90%. This training also provides enrichment about personal hygiene for class teachers in SD Babakan III, Ciparay District. Conclusion: This training was conducted at SDN Babakan III with a total of 85 students, with a good level of knowledge (90%) after 2 days of training. It is hoped that the training that has been carried out will be able to become the foundation for behavior change in the school environment and at home by applying the principles of healthy living. 
Pengetahuan dan Self Efficacy Mahasiswa D3 Kebidanan dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Natalia Magdalena; Ira Ocktavia Siagian
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.465-476

Abstract

OSCE merupakan jenis evaluasi modern dan sering dipakai untuk mengukur keterampilan klinis mahasiswa. Objective structure Clinical Examination (OSCE) memiliki berbagai macam keunggulan akan tetapi, OSCE juga memiliki kelemahan, yaitu dapat menimbulkan stres pada mahasiswa sebesar (53,5%) juga mengungkapkan bahwa OSCE dapat menimbulkan kecemasan (32,2%) yang mengakibatkan kepercayaan diri menurun sehingga mengganggu kinerja saat OSCE. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan self efficacy mahasiswa D3 kebidanan terhadap tingkat kecemasan dalam menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di STIKes Immanuel Bandung. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 22 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner online menggunakan google form, kuesioner untuk mengukur pengetahuan, kepercayaan diri menggunakan Kuesioner General Self Efficacy Scale (GSE) dan tingkat kecemasan menggunakan Kuesioner Hamilton Rating Scale Anxiety (HRS-A). Hasil uji validitas kuesioner pengetahuan yang telah dilakukan dari 15 soal pertanyaan didapatkan 14 soal pertanyaan yang valid dengan nilai reliabelnya 0.883 dan sudah reliable, uji validitas kuesioner self efficacy dari 10 pertanyaan semua valid dan sudah reliable, dan hasil uji validitas tingkat kecemasan dari 15 pertanyaan seluruh pertanyaan valid dengan kategori tinggi karena nilai korelasi <0,05 dan sudah reliable.  Hasil penelitian sebagaian besar responden berpengetahuan baik (59.09%), sebagian besar responden memiliki self efficacy rendah (77.27%) dan sebagian besar responden dengan tingkat kecemasan sedang (68.18%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan dimana diperoleh Zhitung sebesar 2.658 dan Ztabel 1.96. Dan terdapat hubungan antara self efficacy dengan tingkat kecemasan dimana diperoleh Zhitung sebesar 2.360 dan Ztabel 1.96. Berdasarkan hasil penelitian adalah ada hubungan antara pengetahuan dan self efficacy mahasiswa D3 kebidanan terhadap tingkat kecemasan dalam menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE).