This Author published in this journals
All Journal Agroteksos
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

6. ANALISIS PERBANDINGAN TINGKA PENDAPATAN PETANI PADI ANTARA YANG MENGGUNAKAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWODENGAN YANG MENGGUNAKAN SISTEM TANAM KONVENSIONAL DI KECAMATANMONTONG GADING KABUPATEN LOMBOK TIMUR Baiq Rodiatul Wulansari; Parta Tanaya
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 28 No 1 (2018): Jurnal Agroteksos April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.032 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbandingan pendapatan usahatani padi yang menggunakan sistem tanam jajar legowo dengan usahatani padi sistem tanam konvensional, (2) Mengetahui efisiensi usahatani padi dengan sistem tanam jajar legowo dengan sistem tanam konvensional, (3) Mengetahui kendala yang dihadapi oleh petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo.Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur dengan mengambil dua desa yaitu Desa Pesanggrahan dan Desa Montong Betok secara purposive sampling. Penetuan jumlah responden ditentukan dengan caraquota sampling masing-masing sistem tanam 15 orang responden sehingga total responden berjumlah 30 orang.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata produksi dan rata-rata penerimaan pada usahatani padi sistem tanam jajar legowo lebih tinggi dibandingkan dengan sistem tanam konvensional, dimana rata-rata produksi usahatani padi sistem tanam jajar legowo yaitu 69,30 ku/Ha dengan rata-rata penerimaan Rp 28.943.681/Ha, sedangkan rata-rata produksiusahatani padi sistem tanam konvensional yaitu 52,13ku/Ha dengan rata-rata penerimaan Rp 20.707.929/Ha. Berdasarkan hasil uji t pada taraf nyata 5 % produksi usahatani padi sistem tanam jajar legowo berbeda nyata dengan produksi usahatani padi sistem tanam konvenisonal. (2) Rata-rata pendapatan usahatani padi sistem tanam jajar legowo yaitu sebesar Rp 18.879.896/Ha, dan rata-rata pendapatan usahatani padi sistem tanam konvensional sebesar Rp 11.398.245/Ha. Diketahui bahwa rata-rata pendapatan yang diterima padausahatani padisistem tanam jajar legowo lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pendapatan yang diterima pada usahatani sistem tanam konvensional.Berdasarkan hasil uji t pada taraf nyata 5% pendapatan pada usahatani padi sistem tanam jajar legowo berbeda nyata dengan pendapatan usahatani padi sistem tanam konvensional. (3) Nilai R/C ratio usahatani sistem tanam jajar legowo yaitu sebesar 2,88 dan nilai R/C rasio usahatani sistem tanam konvensional yaitu sebesar 2,22, (4) Kendala yang dihadapi petani dalam menjalankan usahatani padi sistem tanam jajar legowo adalah tenaga kerja yang sulit (belum terampil) dan jumlah tenaga kerja bertambah padaa saat proses penanaman. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbandingan pendapatan usahatani padi yang menggunakan sistem tanam jajar legowo dengan usahatani padi sistem tanam konvensional, (2) Mengetahui efisiensi usahatani padi dengan sistem tanam jajar legowo dengan sistem tanam konvensional, (3) Mengetahui kendala yang dihadapi oleh petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur dengan mengambil dua desa yaitu Desa Pesanggrahan dan Desa Montong Betok secara purposive sampling. Penetuan jumlah responden ditentukan dengan caraquota sampling masing-masing sistem tanam 15 orang responden sehingga total responden berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata produksi dan rata-rata penerimaan pada usahatani padi sistem tanam jajar legowo lebih tinggi dibandingkan dengan sistem tanam konvensional, dimana rata-rata produksi usahatani padi sistem tanam jajar legowo yaitu 69,30 ku/Ha dengan rata-rata penerimaan Rp 28.943.681/Ha, sedangkan rata-rata produksiusahatani padi sistem tanam konvensional yaitu 52,13ku/Ha dengan rata-rata penerimaan Rp 20.707.929/Ha. Berdasarkan hasil uji t pada taraf nyata 5 % produksi usahatani padi sistem tanam jajar legowo berbeda nyata dengan produksi usahatani padi sistem tanam konvenisonal. (2) Rata-rata pendapatan usahatani padi sistem tanam jajar legowo yaitu sebesar Rp 18.879.896/Ha, dan rata-rata pendapatan usahatani padi sistem tanam konvensional sebesar Rp 11.398.245/Ha. Diketahui bahwa rata-rata pendapatan yang diterima padausahatani padisistem tanam jajar legowo lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pendapatan yang diterima pada usahatani sistem tanam konvensional.Berdasarkan hasil uji t pada taraf nyata 5% pendapatan pada usahatani padi sistem tanam jajar legowo berbeda nyata dengan pendapatan usahatani padi sistem tanam konvensional. (3) Nilai R/C ratio usahatani sistem tanam jajar legowo yaitu sebesar 2,88 dan nilai R/C rasio usahatani sistem tanam konvensional yaitu sebesar 2,22, (4) Kendala yang dihadapi petani dalam menjalankan usahatani padi sistem tanam jajar legowo adalah tenaga kerja yang sulit (belum terampil) dan jumlah tenaga kerja bertambah padaa saat proses penanaman.