Yuniar Arofah
Mahasiswa Program Pascasarjana Magister Terapan Ilmu Pemerintahan IPDN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUKURAN KINERJA PELAYANAN PUBLIK DENGAN METODE BALANCE SCORECARD (Studi di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat) Yuniar Arofah
VISIONER : Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia Vol 11 No 1 (2019): Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia
Publisher : Alqaprint Jatinangor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.824 KB) | DOI: 10.54783/jv.v11i1.180

Abstract

Program Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Barat menjadikan Kecamatan Jatinangor sebagai kawasan perkotaan dan kawasan pendidikan yang mengakibatkan semakin meningkatnya jumlah penduduk di kecamatan Jatinangor. Dengan jumlah penduduk 111.886 pada tahun 2016, pelayanan yang mudah dan efisien sangan diharapkan oleh masyarakat. Letak kecamatan Jatinangor yang strategis dengan kawasan perkotaan dan pendidikan sangat menunjang dalam penerapan program pelayanan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Tuntutan masyarakat yang semakin meningkat itulah yang mendorong aparatur kecamatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Penelitian ini difokuskan pada Pengukuran Kinerja di Kecamatan Jatinangor dengan Metode Balance Scorecard, yang berdasarkan teori balance scorecard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan publik, kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dalam penerapan balance scorecard serta untuk mengetahui konsep strategi pengukuran kinerja pelayanan publik di Kecamatan Jatinangor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi model concurrent di mana untuk menjawab rumusan pertama tentang bagaimana kinerja kecamatan Jatinangor dilihat dari empat perspektif menggunakan fase kuantitatif dengan perhitungan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan menggunakan kuesioner tiap-tiap perspektif, kemudian untuk menjawab rumusan masalah kedua dan ketiga tentang apa saja kendala yang dihadapi dan apakah konsep pengukuran yang sesuai untuk kecamatan Jatinangor menggunakan fase kualitatif dengan wawancara dan observasi. Saran dari penelitian ini adalah Kecamatan Jatinangor mampu melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, diharapkan metode ini menjadi bahan pertimbangan untuk diterapkan pada pengukuran kinerja pelayanan publik, dan masih perlu uji coba dan penelitian penerapan balance scorecard yang lebih lanjut dengan implementasinya di setiap Kecamatan.