Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kedudukan Taklik Talak dalam Pernikahan Perspektif Mazhab Zahiri dan Kompilasi Hukum Islam Asriani Asriani; Abdul Wahid Haddade
Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab dan Hukum MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/shautuna.v2i2.19348

Abstract

Pokok masalah pada penelitian ini adalah terkait kedudukan taklik talak dalam pernikahan perspektif mazhab al-zahiriyyah dan kompilasi hukum islam. Pokok-pokok masalah itu dibagi menjadi beberapa sub bagian masalah atau pertanyaan penelitian yaitu: 1). Bagaimana eksistensi taklik talak dalam pernikahan? 2.) Bagaimana taklik talak sebagai alasan perceraian? 3)Bagaimana kedudukan taklik talak dalam pernikahan menurut Mazhab Al- Z{>a>>hiri>yah dan Kompilasi Hukum Islam (KHI)?. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan  penelitian ini adalah pustaka (Library Research) yaitu penelitian yang menggunakan objek kajian yang sumber datanya terdapat diperpustakaan. Jenis penelitian. Penelitian ini menggunakan metode normatife kemudian dalam pengumpulan data penulis menggunakan kutipan langsung adalah metode pengutipan secara langsung suatu pendapat atau tulisan tanpa merubah, atau sama persis dengan aslinya. Kutipan tidak langsung adalah adalah metode pengutipan dimana penulis mengutip suatu tulisan atau pendapat yang telah kita formulisasikan dalam susunan kata yang baru, namun dengan maksud yang sama.  Berdasarkan penelitian ini maka hasilnya menunjukkan bahwa, jumhur ulama berbeda pendapat mengenai taklik talak. Para ulama mazhab az-zahiriyyah berpendapat bahwa taklik talak yang mengandung sumpah (qasami) tidak mengakibatkan jatuhnya talak. Perjanjian taklik talak tidak waiib diucapakan akan tetapi setelah diucapkan maka tidak dapat dicabut atau dibatalkan. Dalam Kompilasi Hukum Islam kedudukan taklik talak sebagai suatu perjanjian dalam pernikahan yang dapat dijadikan suatu alasan untuk melakukan cerai gugat kepada pihak suami yang diajukan ke Pengadilan Agama.Kata kunci: Taklik Talak, Mazhab Az-zahiriyyah, Hukum Islam
TANTANGAN DAN PROSPEK SYARIAH ENTREPRENEURSHIP KE DEPAN Muhammad Ilham; Ridwan; Mukhtar Luthfi; Abdul Wahid Haddade
Makkah: Journal Of Islamic Studies Vol. 1 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Makkah: Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to comprehensively analyze the challenges, opportunities, and adaptation strategies of Shariah entrepreneurship in responding to global market dynamics and the development of the Industrial Revolution 4.0. The increasing global awareness of the halal lifestyle has positioned Shariah entrepreneurship as a sector with significant growth potential. However, Shariah-based business actors continue to face fundamental challenges, including the complexity of cross-border halal certification processes, low levels of Islamic financial literacy, limited access to capital, and the suboptimal utilization of digital technology. On the other hand, technological advancements such as blockchain, big data, and Islamic fintech present substantial opportunities to create a more transparent, efficient, inclusive, and accountable business ecosystem. This study concludes that the key to the future success of Shariah entrepreneurship lies in the synergy between the implementation of Islamic ethical values grounded in Maqasid Shariah and digital technological innovation. Adaptation strategies through the digitalization of the halal supply chain, enhancement of digital literacy, and the strengthening of ethics-based universal branding are crucial steps to enable Shariah entrepreneurs to compete in international markets while contributing meaningfully to economic development and societal well-being.