Shohibul Adib
Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMIKIRAN HARALD MOTZKI TENTANG HADIS (TELAAH METODOLOGI PENELITIAN HARALD MOTZKI TERHADAP KITAB AL-MUSANNAf KARYA ABDURRAZZAQ AS-SAN’ANI) Shohibul Adib
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.836 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v4i1.27

Abstract

Para orientalis awal melihat sanad sebagai masalah yang sangat urgen dalam pembahasan hadis, Joseph Schacht menyatakan bahwa sanad adalah hasil kreasi dari para ulama abad ke 2 H. Harald Motzki mencoba meng-counter pandangan seniornya Joseph Schacht dengan mengajukan kitab al-Musannaf karya Abdurrazzaq as-San’ani sebagai bukti bahwa hadis adalah otentik abad pertama Hijriyah. Benarkah pendapat Harald Motzki tersebut? Bagaimana otentisitas hadis dalam pandangan Harald Motzki? Metode dan pendekatan apa yang digunakannya dalam mengkaji kitab al-Musannaf karya Abdurrazzaq as-San’ani? Sebuah permasalahan epistemologis yang akan dibahas dalam paper in. Temuan dalam penelitian ini bahwa Dating yang dilakukan Harald Motzki terhadap kitab Al-Musannaf Karya Abdurrazzaq As-Shan’ani, dengan menggunakan metode isnad cum analisis dan pendekatan traditional-historical menunjukan bukti bahwa materi-materi yang disandarkan Abd ar-Razzaq kepada keempat informan utamanya adalah otentik. Karenanya, kitab tersebut dinilai sebagai dokumen hadis otentik abad pertama Hijriyah, sekaligus sebagai bukti nyata bahwa hukum Islam telah eksis sejak masa itu. Temuan Motzki ini sekaligus menggugurkan teori seniornya G.H.A. Juynboll J. dan projecting back- nya Schacht yang menyatakan keberadaan sistem sanad dimulai pada abad ke-2 H. Kata Kunci: dating, hadits, sanad, harald motzki