Mata kuliah Pendidikan Agama Islam di Fakultas Ekonomi dan Bisnis khususnyadi Universitas Jenderal Soedirman pada umumnya, hanya diselenggarakan selama1 (satu) semester dengan maksimal pertemuan (tatap muka) 14 (empat belas) kalikuliah dan bobotnya 2 (dua) SKS serta durasi tatap muka per-SKS = 50 menit(berarti 2 SKS = 100 menit). Mengingat dan menimbang terbatasnya waktu yangtersedia seperti tersebut di atas, maka timbul gagasan untuk menambah kegiatanuntuk menambah wawasan pengetahuan tentang ajaran agama Islam yang kemudianlebih dikenal dengan sebutan “Mentoring” Kegiatan mentoring ini tak jauh berbedadengan kegiatan belajar kelompok, Cuma di kegiatan mentoring ini ada seseorangpemandu yang sekaligus sebagai nara sumber dan di samping itu ada ujian mentoringuntuk mengukur keberhasilan para mahasiswa sebagai peserta. Nilai ujian mentoringdiserahkan ke dosen pengampu Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam dan dihargaisebagai pengganti nilai tugas terstruktur yang bobotnya 20%. Kegiatan mentoringbenar-benar dirasakan bermanfaat baik bagi para mahasiswa sebagai peserta maupunbagi para mahasiswa yang berperan sebagai tentor karena kegiatan mentoring inidapat dijadikan sebagai media berlatih untuk meningkatkan kemampuan diri dankepemimpinan.