Sandy Wijaya
Rumah Sakit Tk.IV Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Osteoartritis Lutut Sandy Wijaya
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 6 (2018): Penyakit Dalam
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i6.656

Abstract

Osteoartritis (OA) lutut merupakan gangguan sendi yang umum dijumpai, ditandai nyeri, krepitasi, dan morning stiffnes pada sendi lutut. Beberapa faktor risiko individu dan sendi dapat menjadi pemicu OA lutut. Perjalanan penyakit OA lutut dipengaruhi oleh proses peradangan yang melibatkan kartilago, cairan sinovial, dan tulang subkondral. Anamnesis, pemeriksaan fisik, dan terkadang pemeriksaan penunjang diperlukan untuk menegakkan diagnosis. Tatalaksana meliputi terapi farmakologi dan nonfarmakologi bertujuan untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup.Knee Osteoarthritis (OA) is a common joint disorder, characterized by joint pain, crepitation, and morning stiffnes. Several risk factors at individual and joint levels can trigger the disease. The pathophysiology of knee OA is influenced by inflammatory processes involving cartilage, synovial fluid, and subcondhral bone. Anamnesis, physical examination, and sometimes investigation are necessary to establish the diagnosis. Its management includes pharmacological and nonpharmacological therapies to reduce pain and to improve patient’s quality of life. 
Osteoartritis Lutut Sandy Wijaya
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 45 No. 6 (2018): Interna
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i6.768

Abstract

Osteoartritis (OA) lutut merupakan gangguan sendi yang umum dijumpai, ditandai nyeri, krepitasi, dan morning stiffness pada sendi lutut. Beberapa faktor risiko individu dan sendi dapat menjadi pemicu OA lutut. Perjalanan penyakit OA lutut dipengaruhi oleh proses peradangan yang melibatkan kartilago, cairan sinovial, dan tulang subkondral. Anamnesis, pemeriksaan fisik, dan terkadang pemeriksaan penunjang diperlukan untuk menegakkan diagnosis. Tatalaksana meliputi terapi farmakologi dan nonfarmakologi bertujuan untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup. Knee osteoarthritis (OA) is a common joint disorder, characterized by joint pain, crepitation, and morning stiffness. Several risk factors at individual and joint levels can trigger the disease. The pathophysiology of knee OA is influenced by inflammatory processes involving cartilage, synovial fluid, and subcondhral bone. Anamnesis, physical examination, and sometimes investigation are necessary to establish the diagnosis. Its management includes pharmacological and nonpharmacological therapies to reduce pain and to improve patient’s quality of life.
Osteoartritis Lutut Sandy Wijaya
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45 No 6 (2018): Interna
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i6.768

Abstract

Osteoartritis (OA) lutut merupakan gangguan sendi yang umum dijumpai, ditandai nyeri, krepitasi, dan morning stiffness pada sendi lutut. Beberapa faktor risiko individu dan sendi dapat menjadi pemicu OA lutut. Perjalanan penyakit OA lutut dipengaruhi oleh proses peradangan yang melibatkan kartilago, cairan sinovial, dan tulang subkondral. Anamnesis, pemeriksaan fisik, dan terkadang pemeriksaan penunjang diperlukan untuk menegakkan diagnosis. Tatalaksana meliputi terapi farmakologi dan nonfarmakologi bertujuan untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup. Knee osteoarthritis (OA) is a common joint disorder, characterized by joint pain, crepitation, and morning stiffness. Several risk factors at individual and joint levels can trigger the disease. The pathophysiology of knee OA is influenced by inflammatory processes involving cartilage, synovial fluid, and subcondhral bone. Anamnesis, physical examination, and sometimes investigation are necessary to establish the diagnosis. Its management includes pharmacological and nonpharmacological therapies to reduce pain and to improve patient’s quality of life.