Kurniawan Fatoni
Dokter Internship Rumkit Tk III R.W. Monginsidi, Sulawesi Utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dapagliflozin: Terapi Baru untuk Diabetes Melitus Kurniawan Fatoni; Paskalis Indra Suryajaya
Cermin Dunia Kedokteran Vol 42, No 11 (2015): Kanker
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v42i11.943

Abstract

Diabetes Melitus (DM) masih merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tertinggi di dunia. Penatalaksanaan DM yang kurang tepat akan mengakibatkan banyak komplikasi akut maupun kronis hingga kematian. Saat ini tatalaksana DM mencakup modifikasi gaya hidup serta agen farmakologis yang umumnya bersifat dependen terhadap insulin. Dapagliflozin merupakan sebuah agen baru penurun kadar gula darah yang bekerja independen terhadap insulin; yaitu dengan menghambat reabsorbsi glukosa di tubulus ginjal oleh reseptor SGLT2, sehingga memiliki efek samping metabolik lebih minim. Dapagliflozin merupakan modalitas baru yang menjanjikan dalam penatalaksanaan DM.Diabetes Mellitus (DM) is still one of the most prevalent disease in the world. Poor management may lead to multiple acute and chronic complications. Current management of DM consists of lifestyle modifications and pharmacological agents, which commonly are Insulin-dependent. Dapagliflozin is a novel Insulin-Independent blood glucose-lowering agent; it inhibits glucose reabsorbtion mediated by SGLT2 receptors in the renal tubules. This leads to less metabolic adverse event (e.g. weight gain and hypoglycemia), making dapagliflozin a new promising agent in DM management.