Ni Made Ary Wisma Dewi
Alumna Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tatalaksana Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma Ni Made Ary Wisma Dewi
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 3 (2018): Muskuloskeletal
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i3.191

Abstract

Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma (JNA) adalah lesi histologis jinak yang jarang. JNA klinis bersifat seperti tumor ganas karena mampu mendestruksi tulang dan meluas ke jaringan sekitar. JNA umumnya tidak diketahui sampai bertahun-tahun. Pasien JNA biasanya remaja laki-laki. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan radiologis.
Tatalaksana Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma Ni Made Ary Wisma Dewi
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 45 No. 3 (2018): Muskuloskeletal
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i3.819

Abstract

Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma (JNA) adalah lesi histologis jinak yang jarang. JNA klinis bersifat seperti tumor ganas karena mampu mendestruksi tulang dan meluas ke jaringan sekitar. JNA umumnya tidak diketahui sampai bertahun-tahun. Pasien JNA biasanya remaja laki-laki. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan radiologis.   Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma (JNA) is a histologically rare benign tumor. JNA is clinically malignant because has the ability to destruct bone and widely spread to surrounding tissues. JNA is generally silent for years. Patients are typically adolescent male. Diagnosis is based on history taking, physical examination, and radiologic findings.
Tatalaksana Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma Ni Made Ary Wisma Dewi
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45 No 3 (2018): Muskuloskeletal
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i3.819

Abstract

Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma (JNA) adalah lesi histologis jinak yang jarang. JNA klinis bersifat seperti tumor ganas karena mampu mendestruksi tulang dan meluas ke jaringan sekitar. JNA umumnya tidak diketahui sampai bertahun-tahun. Pasien JNA biasanya remaja laki-laki. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan radiologis.   Juvenile Nasopharyngeal Angiofibroma (JNA) is a histologically rare benign tumor. JNA is clinically malignant because has the ability to destruct bone and widely spread to surrounding tissues. JNA is generally silent for years. Patients are typically adolescent male. Diagnosis is based on history taking, physical examination, and radiologic findings.