Hanna Karmila
Dokter PTT Daerah RS Bergerak Badau, Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sindrom Balint Hanna Karmila; Leonirma Tengguna
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 11 (2018): Neurologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i11.563

Abstract

Sindrom Balint disebabkan lesi bilateral pada perbatasan lobus parieto-oksipital dengan trias gejala utama simultanagnosia, ataksia optik, dan apraksia okular. Berbagai faktor penyebab adalah stroke, trauma kepala, tumor otak. Sindrom Balint terkadang salah didiagnosis sebagai kelainan visus; diperlukan pendekatan teliti agar penatalaksanaan tepat.Balint syndrome is a disorder of simultanagnosia, optic ataxia, and ocular apraxia that typically results from bilateral parieto-occipital lesions. Many causal factors are stroke, traumatic brain injury, tumor, etc. Balint syndrome sometimes is misdiagnosed as disorder of visual acuity; detailed approach is necessary to identify the etiology and provide the best treatment.
Tinjauan atas Alat Kontrasepsi dalam Rahim Leonirma Tengguna; Hanna Karmila
Cermin Dunia Kedokteran Vol 46, No 1 (2019): Obstetri - Ginekologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i1.542

Abstract

Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan salah satu metode kontrasepsi efektif terpilih (MKET) dalam program Keluarga Berencana (KB) Indonesia. Keunggulan metode ini adalah biaya pemasangan yang cukup murah, masa pakai yang cukup lama, serta kesuburan yang segera kembali setelah penghentian pemakaian. Saat ini sudah terdapat puluhan jenis AKDR. Pengenalan AKDR perlu untuk membantu masyarakat menentukan jenis kontrasepsi yang paling tepat.Intrauterine device (IUD) is one of the effective contraception method in Indonesia’s family planning program. Its cost, duration of action, and reversibility are the benefits of this method. Nowadays, IUDs has been developed to many forms and materials. Information is necessary to help the public decide their most suitable contraception.
Tinjauan atas Alat Kontrasepsi dalam Rahim Leonirma Tengguna; Hanna Karmila
Cermin Dunia Kedokteran Vol 46 No 1 (2019): Obstetri-Ginekologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i1.536

Abstract

Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan salah satu metode kontrasepsi efektif terpilih (MKET) dalam program Keluarga Berencana (KB) Indonesia. Keunggulan metode ini adalah biaya pemasangan yang cukup murah, masa pakai yang cukup lama, serta kesuburan yang segera kembali setelah penghentian pemakaian. Saat ini sudah terdapat puluhan jenis AKDR. Pengenalan AKDR perlu untuk membantu masyarakat menentukan jenis kontrasepsi yang paling tepat. Intrauterine device (IUD) is one of the effective contraception method in Indonesia’s family planning program. Its cost, duration of action, and reversibility are the benefits of this method. Nowadays, IUDs has been developed to many forms and materials. Information is necessary to help the public decide their most suitable contraception.
Tinjauan atas Alat Kontrasepsi dalam Rahim Leonirma Tengguna; Hanna Karmila
Cermin Dunia Kedokteran Vol 46 No 1 (2019): Obstetri-Ginekologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i1.536

Abstract

Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan salah satu metode kontrasepsi efektif terpilih (MKET) dalam program Keluarga Berencana (KB) Indonesia. Keunggulan metode ini adalah biaya pemasangan yang cukup murah, masa pakai yang cukup lama, serta kesuburan yang segera kembali setelah penghentian pemakaian. Saat ini sudah terdapat puluhan jenis AKDR. Pengenalan AKDR perlu untuk membantu masyarakat menentukan jenis kontrasepsi yang paling tepat. Intrauterine device (IUD) is one of the effective contraception method in Indonesia’s family planning program. Its cost, duration of action, and reversibility are the benefits of this method. Nowadays, IUDs has been developed to many forms and materials. Information is necessary to help the public decide their most suitable contraception.