Restu Nur Rohmah
Puskesmas Sruweng, Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Microneedling dengan Platelet-rich Plasma (PRP) untuk Skar Akne Atrofi Restu Nur Rohmah
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48, No 9 (2021): Nyeri Neuropatik
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i9.1500

Abstract

Skar atrofi merupakan komplikasi umum akne dan sangat memengaruhi kualitas hidup pasien. Microneedling dengan PRP untuk memperbaiki skar akne atrofi tergolong sederhana, aman, dan efektif. Teknik ini menggunakan jarum mikro untuk menusuk kulit secara superfisial dan menghancurkan kolagen rusak di lapisan atas dermis, mengaktivasi kaskade penyembuhan luka secara normal yang menstimulasi pembentukan kolagen baru sehingga memperbaiki tampilan skar. Artikel ini memaparkan microneedling dengan PRP sebagai modalitas terapi untuk skar akne atrofi.Atrophic scars are common acne complication and affect patients’ quality of life. Microneedling with PRP is considered simple, safe, and effective for atrophic scars. The technique uses microneedles to puncture skin superficially and break damaged collagen in the superficial layer of dermis, resulting in activation of normal wound healing cascade which stimulates new collagen formation, thus improving scar appearance. This article describes microneedling with PRP as a treatment modality for atrophic acne scars.
Penggunaan Isotretinoin Oral pada Tatalaksana Akne Vulgaris Restu Nur Rohmah
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48, No 4 (2021): Dermatologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i4.1471

Abstract

Akne vulgaris adalah penyakit kulit paling umum dan dikaitkan dengan kecemasan, penurunan harga diri, stigma, dan skar pada wajah yang dapat menjadi beban penyakit yang signifikan bagi pasien. Pada kasus akne nodulokistik dan papulopustular yang berat, isotretinoin oral sering diresepkan sebagai terapi lini pertama yang berpotensi menyembuhkan penyakit. Pedoman praktik klinis Kanada, Amerika, dan Eropa merekomendasikan isotretinoin untuk penatalaksanaan akne derajat sedang hingga berat. Meskipun penggunaan klinis isotretinoin telah berlangsung bertahun-tahun, tinjauan komprehensif terapi isotretinoin pada pasien akne masih kurang. Artikel ini akan memaparkan penggunaan isotretinoin oral pada tatalaksana akne vulgaris.Acne vulgaris is the most common skin disease and the associated anxiety, reduced self-esteem, stigma, and facial scarring can impose a significant burden on the patient. In cases of severe nodulocystic and papulopustular acne, oral isotretinoin is often prescribed as a first-line treatment, potentially cure of disease. Canadian, American, and European clinical practice guidelines have suggested that isotretinoin should be used for management of moderate to severe acne. Despite many years of clinical use of isotretinoin, a comprehensive review of evidence for isotretinoin therapy for acne is lacking. This article describes the use of oral isotretinoin in the treatment of acne vulgaris.
Penggunaan Isotretinoin Oral pada Tatalaksana Akne Vulgaris Restu Nur Rohmah
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48 No 4 (2021): Dermatologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i4.66

Abstract

Akne vulgaris adalah penyakit kulit paling umum dan dikaitkan dengan kecemasan, penurunan harga diri, stigma, dan skar pada wajah yang dapat menjadi beban penyakit yang signifikan bagi pasien. Pada kasus akne nodulokistik dan papulopustular yang berat, isotretinoin oral sering diresepkan sebagai terapi lini pertama yang berpotensi menyembuhkan penyakit. Pedoman praktik klinis Kanada, Amerika, dan Eropa merekomendasikan isotretinoin untuk penatalaksanaan akne derajat sedang hingga berat. Meskipun penggunaan klinis isotretinoin telah berlangsung bertahun-tahun, tinjauan komprehensif terapi isotretinoin pada pasien akne masih kurang. Artikel ini akan memaparkan penggunaan isotretinoin oral pada tatalaksana akne vulgaris. Acne vulgaris is the most common skin disease and the associated anxiety, reduced self-esteem, stigma, and facial scarring can impose a significant burden on the patient. In cases of severe nodulocystic and papulopustular acne, oral isotretinoin is often prescribed as a first-line treatment, potentially cure of disease. Canadian, American, and European clinical practice guidelines have suggested that isotretinoin should be used for management of moderate to severe acne. Despite many years of clinical use of isotretinoin, a comprehensive review of evidence for isotretinoin therapy for acne is lacking. This article describes the use of oral isotretinoin in the treatment of acne vulgaris.
Microneedling dengan Platelet-rich Plasma (PRP) untuk Skar Akne Atrofi Restu Nur Rohmah
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48 No 9 (2021): Neurologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i9.135

Abstract

Skar atrofi merupakan komplikasi umum akne dan sangat memengaruhi kualitas hidup pasien. Microneedling dengan PRP untuk memperbaiki skar akne atrofi tergolong sederhana, aman, dan efektif. Teknik ini menggunakan jarum mikro untuk menusuk kulit secara superfisial dan menghancurkan kolagen rusak di lapisan atas dermis, mengaktivasi kaskade penyembuhan luka secara normal yang menstimulasi pembentukan kolagen baru sehingga memperbaiki tampilan skar. Artikel ini memaparkan microneedling dengan PRP sebagai modalitas terapi untuk skar akne atrofi. Atrophic scars are common acne complication and affect patients’ quality of life. Microneedling with PRP is considered simple, safe, and effective for atrophic scars. The technique uses microneedles to puncture skin superficially and break damaged collagen in the superficial layer of dermis, resulting in activation of normal wound healing cascade which stimulates new collagen formation, thus improving scar appearance. This article describes microneedling with PRP as a treatment modality for atrophic acne scars.
Penggunaan Isotretinoin Oral pada Tatalaksana Akne Vulgaris Restu Nur Rohmah
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48 No 4 (2021): Dermatologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i4.66

Abstract

Akne vulgaris adalah penyakit kulit paling umum dan dikaitkan dengan kecemasan, penurunan harga diri, stigma, dan skar pada wajah yang dapat menjadi beban penyakit yang signifikan bagi pasien. Pada kasus akne nodulokistik dan papulopustular yang berat, isotretinoin oral sering diresepkan sebagai terapi lini pertama yang berpotensi menyembuhkan penyakit. Pedoman praktik klinis Kanada, Amerika, dan Eropa merekomendasikan isotretinoin untuk penatalaksanaan akne derajat sedang hingga berat. Meskipun penggunaan klinis isotretinoin telah berlangsung bertahun-tahun, tinjauan komprehensif terapi isotretinoin pada pasien akne masih kurang. Artikel ini akan memaparkan penggunaan isotretinoin oral pada tatalaksana akne vulgaris. Acne vulgaris is the most common skin disease and the associated anxiety, reduced self-esteem, stigma, and facial scarring can impose a significant burden on the patient. In cases of severe nodulocystic and papulopustular acne, oral isotretinoin is often prescribed as a first-line treatment, potentially cure of disease. Canadian, American, and European clinical practice guidelines have suggested that isotretinoin should be used for management of moderate to severe acne. Despite many years of clinical use of isotretinoin, a comprehensive review of evidence for isotretinoin therapy for acne is lacking. This article describes the use of oral isotretinoin in the treatment of acne vulgaris.
Microneedling dengan Platelet-rich Plasma (PRP) untuk Skar Akne Atrofi Restu Nur Rohmah
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48 No 9 (2021): Neurologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i9.135

Abstract

Skar atrofi merupakan komplikasi umum akne dan sangat memengaruhi kualitas hidup pasien. Microneedling dengan PRP untuk memperbaiki skar akne atrofi tergolong sederhana, aman, dan efektif. Teknik ini menggunakan jarum mikro untuk menusuk kulit secara superfisial dan menghancurkan kolagen rusak di lapisan atas dermis, mengaktivasi kaskade penyembuhan luka secara normal yang menstimulasi pembentukan kolagen baru sehingga memperbaiki tampilan skar. Artikel ini memaparkan microneedling dengan PRP sebagai modalitas terapi untuk skar akne atrofi. Atrophic scars are common acne complication and affect patients’ quality of life. Microneedling with PRP is considered simple, safe, and effective for atrophic scars. The technique uses microneedles to puncture skin superficially and break damaged collagen in the superficial layer of dermis, resulting in activation of normal wound healing cascade which stimulates new collagen formation, thus improving scar appearance. This article describes microneedling with PRP as a treatment modality for atrophic acne scars.