Aurelia Stephanie
RS Otorita Sekupang, Batam, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tatalaksana Alopesia Androgenetik Aurelia Stephanie
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 8 (2018): Alopesia
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i8.623

Abstract

Rambut merupakan salah satu adneksa kulit yang terdapat di seluruh tubuh, kecuali telapak tangan, telapak kaki, kuku, dan bibir. Folikel rambut memiliki fase pertumbuhan dan fase istirahat yang bervariasi tergantung usia dan tempat tumbuh serta faktor fisiologis dan patologis. Alopesia androgenetik termasuk salah satu kelainan rambut yang disebabkan oleh faktor genetik dan hormon androgen ekstragonadal di kulit kepala. Alopesia androgenetik sering menyebabkan tekanan psikologis dan menurunnya kualitas hidup.Hair is one of the adnexa of skin in all body parts except palm, soles, nails, and lip. Hair follicle undergoes growing phase and resting phase in variable periods of time depending on age, body site, physiological and pathological factors. Androgenetic alopecia is one of hair disorders caused by genetic factor and extragonadal androgenic hormone in the scalp. Androgenetic alopecia often causes significant psychological distress and reduction of quality of life.
Tatalaksana Alopesia Androgenetik Aurelia Stephanie
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 45 No. 8 (2018): Dermatologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i8.735

Abstract

Rambut merupakan salah satu adneksa kulit yang terdapat di seluruh tubuh, kecuali telapak tangan, telapak kaki, kuku, dan bibir. Folikel rambut memiliki fase pertumbuhan dan fase istirahat yang bervariasi tergantung usia dan tempat tumbuh serta faktor fisiologis dan patologis. Alopesia androgenetik termasuk salah satu kelainan rambut yang disebabkan oleh faktor genetik dan hormon androgen ekstragonadal di kulit kepala. Alopesia androgenetik sering menyebabkan tekanan psikologis dan menurunnya kualitas hidup.   Hair is one of the adnexa of skin in all body parts except palm, soles, nails, and lip. Hair follicle undergoes growing phase and resting phase in variable periods of time depending on age, body site, physiological and pathological factors. Androgenetic alopecia is one of hair disorders caused by genetic factor and extragonadal androgenic hormone in the scalp. Androgenetic alopecia often causes significant psychological distress and reduction of quality of life.
Tatalaksana Alopesia Androgenetik Aurelia Stephanie
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45 No 8 (2018): Dermatologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i8.735

Abstract

Rambut merupakan salah satu adneksa kulit yang terdapat di seluruh tubuh, kecuali telapak tangan, telapak kaki, kuku, dan bibir. Folikel rambut memiliki fase pertumbuhan dan fase istirahat yang bervariasi tergantung usia dan tempat tumbuh serta faktor fisiologis dan patologis. Alopesia androgenetik termasuk salah satu kelainan rambut yang disebabkan oleh faktor genetik dan hormon androgen ekstragonadal di kulit kepala. Alopesia androgenetik sering menyebabkan tekanan psikologis dan menurunnya kualitas hidup.   Hair is one of the adnexa of skin in all body parts except palm, soles, nails, and lip. Hair follicle undergoes growing phase and resting phase in variable periods of time depending on age, body site, physiological and pathological factors. Androgenetic alopecia is one of hair disorders caused by genetic factor and extragonadal androgenic hormone in the scalp. Androgenetic alopecia often causes significant psychological distress and reduction of quality of life.