Laurencia Ardi
Departemen Medical PT Kalbe Farma Tbk, Jakarta, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penggunaan Produk Biosimilar pada Transplantasi Ginjal Laurencia Ardi
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48, No 11 (2021): Kardio-SerebroVaskular
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i11.1559

Abstract

Transplantasi ginjal sering menimbulkan rejeksi, oleh karenanya diperlukan obat-obatan imunosupresan sebelum, saat, dan setelah transplantasi ginjal. Terapi imunosupresan pada transplantasi ginjal terdiri dari terapi induksi, pemeliharaan awal, dan pemeliharaan jangka panjang. Beberapa produk biosimilar dapat digunakan untuk terapi rejeksi pada transplantasi ginjal. Kidney transplantation often results in rejection; it is necessary to give immunosuppressant drugs before, during, and after kidney transplantation. Immunosuppressant therapy in kidney transplantation consists of induction therapy, early maintenance, and long-term maintenance. Several biosimilar products can be used for immunosuppressant in kidney transplants.
Penggunaan Produk Biosimilar pada Transplantasi Ginjal Laurencia Ardi
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48 No 11 (2021): Penyakit Dalam - COVID-19
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i11.151

Abstract

Transplantasi ginjal sering menimbulkan rejeksi, oleh karenanya diperlukan obat-obatan imunosupresan sebelum, saat, dan setelah transplantasi ginjal. Terapi imunosupresan pada transplantasi ginjal terdiri dari terapi induksi, pemeliharaan awal, dan pemeliharaan jangka panjang. Beberapa produk biosimilar dapat digunakan untuk terapi rejeksi pada transplantasi ginjal. Kidney transplantation often results in rejection; it is necessary to give immunosuppressant drugs before, during, and after kidney transplantation. Immunosuppressant therapy in kidney transplantation consists of induction therapy, early maintenance, and long-term maintenance. Several biosimilar products can be used for immunosuppressant in kidney transplants.
Pemberian Nutrisi Parenteral pada Bayi dan Anak Laurencia Ardi
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 49 No. 11 (2022): Neurologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v49i11.319

Abstract

Malnutrisi didefinisikan sebagai ketidakseimbangan antara asupan dan kebutuhan nutrisi. Ketidakseimbangan ini dapat disebabkan karena kebutuhan energi dan protein yang meningkat serta adanya defisiensi mikronutrien. Malnutrisi pada bayi dan anak dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang dan outcome lainnya. Malnutrisi pada anak lebih sering ditemukan pada rawat inap, sedangkan pada bayi lebih sering ditemukan pada bayi prematur. Malnutrisi pada bayi dan anak membutuhkan pemberian nutrisi yang adekuat. Terkadang pemberian nutrisi per oral dan enteral saja tidak cukup, sehingga perlu ditambah atau diganti dengan nutrisi parenteral. Malnutrition is defined as an imbalance between nutritional intake and needs. This imbalance can be caused by increased energy and protein requirements and micronutrient deficiencies. Malnutrition in infants and children can lead to impaired growth and development and other outcomes. Malnutrition in children is more often found in hospitalization, while in infants it is more often found in premature infants. Malnutrition in infants and children need adequate nutrition; sometimes not adequately provided by oral and enteral nutrition. This condition needs parenteral addition or replacement.  
Penggunaan Produk Biosimilar pada Transplantasi Ginjal Laurencia Ardi
Cermin Dunia Kedokteran Vol 48 No 11 (2021): Penyakit Dalam - COVID-19
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v48i11.151

Abstract

Transplantasi ginjal sering menimbulkan rejeksi, oleh karenanya diperlukan obat-obatan imunosupresan sebelum, saat, dan setelah transplantasi ginjal. Terapi imunosupresan pada transplantasi ginjal terdiri dari terapi induksi, pemeliharaan awal, dan pemeliharaan jangka panjang. Beberapa produk biosimilar dapat digunakan untuk terapi rejeksi pada transplantasi ginjal. Kidney transplantation often results in rejection; it is necessary to give immunosuppressant drugs before, during, and after kidney transplantation. Immunosuppressant therapy in kidney transplantation consists of induction therapy, early maintenance, and long-term maintenance. Several biosimilar products can be used for immunosuppressant in kidney transplants.
Pemberian Nutrisi Parenteral pada Bayi dan Anak Laurencia Ardi
Cermin Dunia Kedokteran Vol 49 No 11 (2022): Neurologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v49i11.319

Abstract

Malnutrisi didefinisikan sebagai ketidakseimbangan antara asupan dan kebutuhan nutrisi. Ketidakseimbangan ini dapat disebabkan karena kebutuhan energi dan protein yang meningkat serta adanya defisiensi mikronutrien. Malnutrisi pada bayi dan anak dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang dan outcome lainnya. Malnutrisi pada anak lebih sering ditemukan pada rawat inap, sedangkan pada bayi lebih sering ditemukan pada bayi prematur. Malnutrisi pada bayi dan anak membutuhkan pemberian nutrisi yang adekuat. Terkadang pemberian nutrisi per oral dan enteral saja tidak cukup, sehingga perlu ditambah atau diganti dengan nutrisi parenteral. Malnutrition is defined as an imbalance between nutritional intake and needs. This imbalance can be caused by increased energy and protein requirements and micronutrient deficiencies. Malnutrition in infants and children can lead to impaired growth and development and other outcomes. Malnutrition in children is more often found in hospitalization, while in infants it is more often found in premature infants. Malnutrition in infants and children need adequate nutrition; sometimes not adequately provided by oral and enteral nutrition. This condition needs parenteral addition or replacement.