Armand Setiady Liwan
Dokter Misi Keuskupan Manokwari-Sorong, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diagnosis dan Penatalaksanaan Malaria Tanpa Komplikasi pada Anak Armand Setiady Liwan
Cermin Dunia Kedokteran Vol 42, No 6 (2015): Malaria
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v42i6.998

Abstract

Malaria adalah masalah kesehatan utama dunia. Kematian terbesar akibat malaria terjadi pada masa bayi dan kanak-kanak. Masalahnya antara lain karena gejala-gejala malaria pada anak berbeda dan sering tidak spesifik, juga tidak tersedia laboratorium di daerah. Selain itu, pola resistensi obat anti malaria pun terus berubah dan berbeda di setiap daerah. Klorokuin dan Sulfadoksin-pirimetamin tidak lagi digunakan karena tingginya resistensi di banyak negara. Peningkatan kemampuan tenaga medis dalam mendeteksi dan memahami penatalaksanaan malaria terbaru menjadi penting untuk mencegah terjadinya malaria berat.Malaria is a major worldwide problem. Most of malaria death are in infancy and childhood. Problems encountered are that symptoms of malaria in children are different and often non-specific, and the unavailability of laboratory diagnosis. The pattern of anti-malarial drug resistance are also continues to change and vary by region; chloroquine and sulfadoxine-pyrimetamine are no longer used because of high resistance in many countries. Increased ability of medical personnel to detect cases and to understand the latest management of malaria are important to prevent severe malaria.