Beny Rilianto
RS Pekanbaru Medical Center, Pekanbaru-Riau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mild Cognitive Impairment (MCI): Transisi dari Penuaan Normal Menjadi Alzheimer Beny Rilianto
Cermin Dunia Kedokteran Vol 42, No 5 (2015): Kardiologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v42i5.1009

Abstract

Gangguan kognitif ringan atau mild cognitive impairment (MCI) mengacu pada keadaan transisi antara perubahan kognitif karena usia dan gambaran awal demensia. MCI umumnya dibagi menjadi dua kategori, yaitu amnestic dan non-amnestic. Individu dengan MCI memiliki peningkatan risiko terkena penyakit Alzheimer, terutama jika masalah utama adalah memori. Deteksi dan intervensi dini akan mengurangi risiko perkembangan penyakit Alzheimer dan demensia lain setelah terjadi MCI.Mild cognitive impairment (MCI) refers to the transitional state between the cognitive changes due to age and the beginning of dementia. MCI is usually classified into amnestic and non-amnestic categories. Individuals with MCI have an increased risk of developing Alzheimer's disease, especially if the main problem is memory. Early detection and intervention is important to reduce the risk of developing Alzheimer's disease and other dementias after MCI.