Maretta Rosabella Purnamasari
Alumna Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Iktiosis Vulgaris Maretta Rosabella Purnamasari
Cermin Dunia Kedokteran Vol 47, No 10 (2020): Optalmologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v47i10.1085

Abstract

Iktiosis vulgaris merupakan jenis iktiosis yang paling sering terjadi dan disebabkan oleh mutasi gen filaggrin (FLG). Manifestasi klinis khas berupa sisik yang menyisakan area fleksor, disertai hiperlinearitas palmoplantar, keratosis pilaris, dan kecenderungan memiliki penyakit penyerta alergi. Terapi simptomatis dengan prinsip menjaga hidrasi serta menghilangkan sisik. Penyakit ini membaik seiring bertambahnya usia dan pada musim panas serta keadaan lembap.Ichthyosis vulgaris is the most common type of ichthyosis and is caused by mutations in the filaggrin gene (FLG). Typical clinical manifestations are scales that typically spare the flexural area, accompanied by palmoplantar hyperlinearity, keratosis pilaris, and a tendency to have allergic disease. Treatment is symptomatic to maintain hydration and eliminate scales. The disease improves with age and in summer and humid conditions. 
Iktiosis Vulgaris Maretta Rosabella Purnamasari
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 47 No. 8 (2020): Oftalmologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v47i8.580

Abstract

Iktiosis vulgaris merupakan jenis iktiosis yang paling sering terjadi dan disebabkan oleh mutasi gen filaggrin (FLG). Manifestasi klinis khas berupa sisik yang menyisakan area fleksor, disertai hiperlinearitas palmoplantar, keratosis pilaris, dan kecenderungan memiliki penyakit penyerta alergi. Terapi simptomatis dengan prinsip menjaga hidrasi serta menghilangkan sisik. Penyakit ini membaik seiring bertambahnya usia dan pada musim panas serta keadaan lembap. Ichthyosis vulgaris is the most common type of ichthyosis and is caused by mutations in the filaggrin gene (FLG). Typical clinical manifestations are scales that typically spare the flexural area, accompanied by palmoplantar hyperlinearity, keratosis pilaris, and a tendency to have allergic disease. Treatment is symptomatic to maintain hydration and eliminate scales. The disease improves with age and in summer and humid conditions.
Iktiosis Vulgaris Maretta Rosabella Purnamasari
Cermin Dunia Kedokteran Vol 47 No 8 (2020): Oftalmologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v47i8.580

Abstract

Iktiosis vulgaris merupakan jenis iktiosis yang paling sering terjadi dan disebabkan oleh mutasi gen filaggrin (FLG). Manifestasi klinis khas berupa sisik yang menyisakan area fleksor, disertai hiperlinearitas palmoplantar, keratosis pilaris, dan kecenderungan memiliki penyakit penyerta alergi. Terapi simptomatis dengan prinsip menjaga hidrasi serta menghilangkan sisik. Penyakit ini membaik seiring bertambahnya usia dan pada musim panas serta keadaan lembap. Ichthyosis vulgaris is the most common type of ichthyosis and is caused by mutations in the filaggrin gene (FLG). Typical clinical manifestations are scales that typically spare the flexural area, accompanied by palmoplantar hyperlinearity, keratosis pilaris, and a tendency to have allergic disease. Treatment is symptomatic to maintain hydration and eliminate scales. The disease improves with age and in summer and humid conditions.