Gabriela Reginata
Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin. Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Provokasi Skuama pada Pitiriasis Versikolor Sukmawati Tansil Tan; Gabriela Reginata
Cermin Dunia Kedokteran Vol 42, No 6 (2015): Malaria
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v42i6.1004

Abstract

Pitiriasis versikolor (PV) adalah infeksi jamur superfisial kulit yang disebabkan oleh ragi lipofilik Malassezia furfur yang merupakan organisme saprofit pada kulit normal. Aktivasi M. furfur terjadi akibat perubahan keseimbangan flora normal kulit; karena berbagai faktor, M.furfur akan berkembang menjadi bentuk mycelial yang patogenik. Pitiriasis versikolor dapat didiagnosis melalui gambaran klinis, pemeriksaan fluoresensi dengan lampu Wood, dan pemeriksaan KOH pada kerokan kulit. Pemeriksaan lain adalah uji provokasi skuama. Tes dilakukan dengan meregangkan atau menggoreskan kuku jari tangan ke lesi, sehingga skuama terlihat jelas atau disebut evoked scale sign, suatu tanda khas pitiriasis versikolor yang tidak didapatkan pada penyakit kulit lain. Cara ini mudah diaplikasikan dalam praktik sehari-hari.Pityriasis versicolor ( PV ) is a superficial fungal skin infection caused by lipophilic yeast Malassezia furfur. M.furfur is a saprophytic organism in normal skin. Activation of M. furfur is due to changes of normal flora of the skin; M.furfur will evolve into a pathogenic form of mycelia. Pityriasis versicolor can be diagnosed by clinical signs, Wood's lamp fluorescence, and KOH examination on skin scrapings. Other is scaling provocation test carried out by stretching or scraping fingernails to the lesion to reveal scaling, known as scale evoked sign, a typical sign of pityriasis versicolor. This method is easily applied in daily practice.