Muhammad Alwi
Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Al Asyariah Mandar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NASABAH BERTRANSAKSI PADA PT. BANK MUAMALAT INDONESIA TBK DI TINJAU DARI BAURAN PEMASARAN 4P (STUDY KASUS PT. BANK MUAMALAT INDONESIA TBK. KANTOR CABANG PEMBANTU WONOMULYO) Muhammad Alwi
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 3, No 1 (2018): J-Alif Volume 3, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.852 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v3i1.524

Abstract

Bauran pemasaran merupakan suatu yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mempengaruhi permintaan akan produknya yang terdiri atas 4 kelompok, yaitu : produk, harga, promosi, dan tempat atau saluran distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab nasabah menabung dan bagaimana proses transaksi. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survei yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengukuran data yang pokok. Sampel pada penelitian ini yaitu nasabah pada PT. Bank muamalat Indonesia Tbk. Kantor cabang pembantu Wonomulyo sebanyak 100 responden. Jenis data primer diperoleh melalui angket,wawancara langsung, dan data sekunder diperoleh dari  observasi, kepustakaan atau dari catatan instansi, atau dari mana saja sudah diolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah bertransaksi di PT. Bank muamalat Indonesia Tbk. Dan proses pemasaran pada PT. Bank muamalat Indonesia Tbk. Adalah produk yang sangat menarik, tempat yang sangat strategis, pelayanan pada CS, Teller, Marketing yang baik dan pelayanan yang prima.
PENGARUH PROGRAM DANA BERGULIR MELALUI UNIT PENGELOLA KEUANGAN TERHADAP PENDAPATAN DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DALAM PERSPEKTIFKAJIAN EKONOMI ISLAM (STUDI KASUS PADA KELOMPOK USAHA PEREMPUAN KECAMATAN MAPILLI KABUPATEN POLEWALI MANDAR) Muhammad Alwi
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 4, No 2 (2019): J-Alif, Volume 4 , Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.693 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v4i2.408

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang pengaruh program dana bergulir melalui unit pengelolaan keuangan terhadap pendapatan dan jiwa kewirausahaan dalam perspektif kajian ekonomi Islam. Dalam penelitian tersebut yang menjadi sasaran wawancara ialah para kelompok perempuan yang telah tergabung dalam daftar nama-nama kelompok simpan pinjam khusus perempuan unit pengelola keuangan di Kecamatan Mapilli. Dari penelitian ini, yang ingin dicapai ialah untuk mengetahui pelaksanaan dan efektifitas dari program dana bergulir, setelah itu kemudian dikaji dalam perspektif ekonomi Islam.  Sebanyak 118 kelompok dan 1416 pemanfaat menjadi populasi dalam penelitian ini. dan tekhnik yang digunakan oleh peneliti ialah probability sampling sebagai pengambilan sampel yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Selanjutnya menggunakan tekhnik simple random sampling yang berfungsi untuk pengambilan anggota sampel yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata, selanjutnya tekhnik cluster sampling yang memiliki fungsi sebagai tekhnik penggunaan atas sampel daerah yang mencoba untuk diteliti. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa program dana bergulir ini telah efektif di masyarakat berdasarkan metode wawancara, pengamatan, dan dokumentasi yang dikumpulkan oleh peneliti. Dari segi pendapatan dan jiwa kewirausahaan juga telah terlihat diruang lingkup simpan pinjam khusus perempuan. Dan bunga yang dimaksud juga tidak bisa dikategorikan sebagai riba sebab para pegawai unit pengelola keuangan melakukan inisiatif pemungutan guna untuk kemaslahatan peminjam dan masyarakat pada umumnya. Dalam penelitian ini masyarakat atau kelompok perempuan dan pengelola meyebutkan bunga yang diambil dari simpan pinjam tersebut. Hal itu telah dikenal sangat dalam di internal para penggunanya, namun sebenarnya sistem simpan pinjam pada penelitian ini lebih dekat dengan istilah tabarru’ atau tolong menolong.