This Author published in this journals
All Journal El-Umdah
Lilik Faiqoh
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UNSUR-UNSUR ISYARY DALAM SEBUAH TAFSIR NUSANTARA: Telaah Analitis Tafsir Faid al-Rahman Karya Kiai Sholeh Darat Lilik Faiqoh
el-'Umdah Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.618 KB) | DOI: 10.20414/el-umdah.v1i1.408

Abstract

Penelitian ini membahas tentang unsur-unsur isyary dalam sebuah tafsir Nusantara: Telaah analistis Tafsir Faid al-Rahman karya Kiai Sholeh Darat. Kiai Sholeh Darat merupakan tokoh ulama’ tasawuf yang muncul akhir abad 19 yang melahirkan karya tafsir dengan menggunakan bahasa Jawa (Arab pegon). Terlihat sangat kentara terdapat nuansa isyary ketika menafsirkan ayat al-Qur’an. Unsur isyary dalam penafsirannya dapat memperkaya khazanah tafsir Nusantara. Dalam penelitian ini ada tiga permasalahan penting terkait tema di atas, pertama, adakah unsur-unsur isyary dalam penafsiran Kiai Sholeh Darat. Kedua, manakah contohcontoh unsur-unsur isyary yang terdapat dalam tafsir Faid alRahman. Dan ketiga, apa kontribusi dan relevansinya dalam khazanah tafsir Nusantara. Dengan menggunakan pendekatan historis dan metodologi tafsir akan dijelaskan bahwa dalam sebuah karya tafsir Nusantara ini memiliki nuansa unsurunsur isyary ketika Kiai Sholeh Darat menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an. Tentunya penafsiran ini tidak lepas dari mufasirnya sendiri yang memiliki keterpengaruhan tokoh-tokoh tasawuf dalam karya-karya tulisannya. Maka dari penelitian ini dapat disimpulkan, Pertama, di dalam penafsirannya terdapat unsur-unsur isyary, hal ini nampak ketika menafsirkan ayat al-Qur’an dengan nuansa tasawufnya atau suf. Kedua, ditampilkan contoh-contohnya dengan nuansa isyary dan sosio-kultural, misalnya tentang kerusakan bumi, iman, dan sholat. Ketiga, kontribusinya bisa memberikan kekayaan warna atau corak tafsir dan solusi terkait ketika ada problemproblem sosial di Nusantara, seperti, adanya perbaikan jalan raya, membuka lapangan pekerjaan, dan lain-lainnya.