Titin Masturoh
Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKALAH SEMINAR HASIL PENELITIAN PENDIDIKAN MORAL DALAM CERITA BINATANG MATSYA JATAKA Titin Masturoh; Ana Rosmiati; Trisno Santosa
PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT No 1 (2016): Seni, Teknologi, dan Masyarakat #1
Publisher : LP2MP3M, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai-nilai Moral atau etika merupakan nilai luhur yang harus dipertahankan dan harus ditingkatkan dalam semua aspek kehidupan, terutama sebagai pemimpin atau calon pemimpin. Penelitian ini menggunakan pendekatan transformasi, analisis pustaka dan kaji-tindak. Adapun strategi penelitian mengenai cerita binatang pada relief candi Borobudur, dalam cerita binatang Mahisha Jatakan, dapat memetakan nilai-nilai esensial yang tercermin dari perilaku tokoh- tokohnya. Perilaku tokoh- tokoh (binatang) tersebut berperilaku sesuai dengan kaidah- kaidah yang berlaku di masyarakat. Nilai-nilai esensial tersebut secara akumulatif tercermin dalam perilaku sehari-hari, dan secara umum siswa akan menetapkan kriteria pelaku yang bermoral yaitu : (1) melaksanakan perintah agama dan menjauhi semua larangannya,(2) sabar dalam menghadapi suatu cobaan dan benar dalam hal bertindak (3) mampu mengendalikan diri dari perbuatan yang melanggar norma-norma kebenaran, (4) mempunyai pengetahuan yang luas dan pandai untuk mengatasi segala kesulitan, tentu akan hidup lebih tenang, bahagia dan selamat dari mara bahaya (5) adil dan bijaksana dalam memutuskan sesuatu hendaklah tidak pilih kasih. (6) mempunyai pendirian yang kuat serta ketegasan dalam menjalankan tugas, tetapi disertai sifat pemaaf dan saling menghormati dengan penuh tepo sliro. (7) menguasai situasi dan kondisi untuk mengambil keputusan, ini sebagai dasar untuk memahami kelebihan, kekurangan, keburukan serta memikirkan kesejahteraan bawahannya (8) melindungi rakyat menuju masyarakat adil, makmur dan sentosa. Moral atau etika membahas mengenai nilai nilai kebaikan atau nilai benar dan salah yang dianut masyarakat, yang terkait dengan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari, serta memiliki fungsi untuk menumbuhkan kesadaran setiap individu supaya berakhlak mulia serta berasional dalam berpikir dan bertindak.
MAKALAH SEMINAR HASIL PENELITIAN NILAI HUMANISTIK DALAM SERAT ABIMANYU KRAMA Purba Asmoro; Titin Masturoh; Kuwato
PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT No 1 (2016): Seni, Teknologi, dan Masyarakat #1
Publisher : LP2MP3M, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT -nilai Kearifan Lokal Melalui Transliterasi dan Terjemahan Naskah Pewayangan sebagai Model Penyusunan Lakon uses the aesthetic approach and theory of puppetry. Javanese social cultural approach is used to analyze moral valves by analyzing the humanistic valves contained in Serat Abimanyu Krama. The result shows that Serat Abimanyu Krama contains the essential valves reflected in the character's behaviour. Some of them behave agree with in the society. The essencial valves in Serat Abimanyu Krama incude the valves of: sacrificing, courage, patience and obedient, fair and wise, and customs of wedding, bridal accompanist, bridal departing, and custom of panggih (bridal rendezvom). On the contrary, some of the characters behave aside from the social customs, for example, (1) Prabu Kalasiya: who succeed in kidnapping Siti Sendari and hicle her in his couentry; (2) Lesmana Mandra Kumara who is not successful in his desire to marry Siti Sendari for it is based on a bad thing.