Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Membangun masyarakat tangguh finansial: edukasi financial literacy sebagai langkah pencegahan terhadap pinjaman dan judi online di Karang Taruna Sahaja Dusun Kuwangen Yudas Tadius Andi Candra; Ratri Paramitalaksmi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29559

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi yang sangat pesat sudah merambah ke sector keuangan. Dari serangkaian dampak positif teknologi informasi ini, terdapat beberapa hal yang harus diwaspadai, yaitu dampak negatif dari pinjaman online dan judi online yang bisa merusak stabilitas keuangan masyarakat di dusun Kuwangen. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat Dusun Kuwangen mengenai bahaya judi online dan pinjaman online (pinjol), serta memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang bijak. Kegiatan ini mencakup workshop literasi keuangan dan penyebaran konten edukatif melalui media sosial, yang disesuaikan dengan kebutuhan audiens muda. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan langsung, tanya jawab, serta pemanfaatan platform digital untuk menyebarkan informasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang bahaya judi online dan pinjol, serta penggunaan aplikasi keuangan untuk pengelolaan keuangan yang lebih baik. Selain itu, masyarakat juga semakin aktif dalam menyebarkan informasi terkait pencegahan judi online dan pinjaman online kepada orang lain. Kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif yang berkelanjutan, meningkatkan kesadaran akan bahaya tersebut, dan mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan aman. Kata kunci: literasi keuangan; pinjaman online; judi online AbstractThe rapid advancement of information technology has extended into the financial sector. Amidst the numerous positive impacts of information technology, there are several aspects that must be closely monitored, particularly the negative effects of online loans and online gambling, which can undermine the financial stability of communities in Kuwangen  Hamlet. This community service program aims to raise awareness and understanding among the residents of Kuwangen Lor about the dangers of online gambling and online loans, while providing education on wise financial management. The activities include financial literacy workshops and the dissemination of educational content through social media tailored to the needs of the younger audience. The methods employed consist of direct counseling, interactive question-and-answer sessions, and the utilization of digital platforms to spread information. The outcomes of this program demonstrate an increase in community understanding of the dangers of online gambling and online loans, as well as the adoption of financial management applications for better financial practices. Furthermore, the community has become more proactive in sharing information related to the prevention of online gambling and loans with others. This initiative has successfully delivered sustainable positive impacts, raising awareness of these dangers and fostering behavioral changes towards safer and wiser financial management. Keywords: financial literacy; online loans; online gambling
Determining The Quality of SME Financial Reports: The Role of Accounting Understanding in Kulon Progo Ratri Paramitalaksmi; Martinus Budiantara
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2004

Abstract

This study aims to analyse the effect of education level, business owner perceptions, MSME digitalisation, and financial inclusion on the quality of MSME financial reports in Kulon Progo, as well as to examine the role of accounting knowledge as a moderating variable. The method used is quantitative with the Structural Equation Modelling–Partial Least Squares (SEM-PLS) technique. The research sample consisted of 397 MSME owners. The results show that education level, MSME digitalisation, and financial inclusion have a positive and significant effect on financial statement quality. Business owner perceptions do not have a significant effect. Accounting knowledge has a significant direct effect on financial statement quality but does not moderate the relationship between independent variables and financial statement quality. This study confirms that structural factors, particularly digitalisation and financial access, are strong determinants in driving MSME financial statement quality.
THE EFFECT OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE AND CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE ON COMPANY VALUE: Case Studies of Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange from 2021 - 2024 Nur Rohma Puspitasari Nur Rohma Puspitasari; Ratri Paramitalaksmi
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2043

Abstract

This study aims to investigate the effect of GCG, proxied by institutional ownership and independent commissioners, as well as CSR disclosure variables based on GRI Standard 2021 on the value of manufacturing companies listed on the IDX for the period 2021-2024. It uses a quantitative approach, with secondary data from annual and sustainability reports. The sample selection was conducted using purposive sampling techniques and resulted in 30 companies out of a total of 118 manufacturing companies. Data analysis was performed using multiple linear regression with SPSS version 27. The results showed that institutional ownership did not have a significant effect on company value, while independent commissioners had a positive effect. In addition, CSR disclosure was found to have no significant effect on company value.
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK DAN KINERJA KEUANGAN : BUKTI EMPIRIS DARI BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) PASCA MERGER Kuni Naila'L Muna; Ratri Paramitalaksmi
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 10 No. 2 (2026): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v10i2.20441

Abstract

This study examines the differences in Good Corporate Governance (GCG) implementation and financial performance at Bank Syariah Indonesia (BSI) before and after the 2021 merger of Mandiri Syariah, BNI Syariah, and BRI Syariah. Employing a comparative and causal-associative quantitative approach, the study analyzes quarterly financial statements and GCG reports from 2019 to 2024, sourced from OJK and IDX publications. Data analysis utilized descriptive statistics, paired-sample t-tests, and multiple linear regression. GCG variables included the Board of Directors, Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board, and Audit Committee, while financial performance was measured by Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). The findings reveal significant differences across all GCG components and financial performance indicators pre- and post-merger. Average ROA increased from 1.05% to 1.78%, while average ROE rose from 8.62% to 15.35%. Regression results indicate that the Board of Directors, Board of Commissioners, Audit Committee, and the merger variable had a positive and significant impact on ROA and ROE, whereas the Sharia Supervisory Board had a limited impact. Overall, the merger—supported by stronger corporate governance practices—has enhanced supervisory effectiveness, asset management efficiency, and profitability at BSI. These results demonstrate that the implementation of integrated GCG following the merger has positively contributed to the bank's financial performance.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDSOS SEBAGAI SARANA PROMOSI DAN PENCATATAN ARUS KAS BERBASIS APLIKASI PADA UMKM TOKO BUAH Maria Gracedava Oktaviani Br Sitepu; Ratri Paramitalaksmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i2.3945

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran dan pengelolaan keuangan UMKM Toko Buah “RsM Buah Segar” yang berlokasi di Jl. Raya Tajem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program dilaksanakan selama enam minggu (April–Mei 2025) dengan dua fokus utama: (1) pembuatan dan pengelolaan akun Instagram sebagai alat promosi digital, dan (2) pelatihan pencatatan arus kas menggunakan aplikasi BukuKas. Metode yang digunakan adalah pendampingan langsung bertahap disertai pelatihan praktis. Evaluasi dilakukan melalui instrumen checklist pemahaman yang diberikan kepada mitra setelah pendampingan selesai. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh indikator pemahaman pada kedua aspek dijawab positif oleh mitra. Akun Instagram @rsmbuahsegar berhasil memperoleh beberapa pengikut dalam empat minggu pertama, meningkatkan visibilitas usaha secara signifikan. Mitra juga mampu mencatat laporan arus kas harian secara mandiri melalui aplikasi BukuKas. Pendampingan ini diharapkan menjadi model replikasi bagi UMKM sejenis dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha.
Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan dan Pemasaran Digital pada UMKM Kit Tea & Coffee Fransiska Amboisa Ose Sili; Ratri Paramitalaksmi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.382

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi agar mampu bertahan dan bersaing di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Bagi usaha mikro, pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan penting karena dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan daya saing, dan memperbaiki pengelolaan usaha. Namun, masih banyak usaha mikro yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, terutama dalam promosi produk dan pencatatan keuangan. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kit Tea & Coffee yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengenali potensi usaha, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta melakukan pencatatan keuangan secara sistematis. Permasalahan ini penting untuk segera diatasi karena dapat menghambat perkembangan usaha, membatasi jangkauan pasar, dan menyulitkan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi potensi usaha, pelatihan pemasaran digital, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada April hingga Mei 2026. Edukasi difokuskan pada identifikasi potensi dan peluang pengembangan usaha, pelatihan diarahkan pada pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran, sedangkan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mencatat transaksi dan menyusun laporan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai potensi usaha, strategi pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana. Mitra mulai mampu memanfaatkan media digital untuk promosi produk serta melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertib. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kapasitas Kit Tea & Coffee dalam mengelola usaha secara lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana Berbasis Digital & Branding pada UMKM Pisang Crispy Raden Maria Cristin Nahak; Ratri Paramitalaksmi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.383

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan penguatan identitas produk. Kondisi tersebut juga dialami oleh UMKM Pisang Crispy Raden yang belum menerapkan pencatatan keuangan berbasis digital secara optimal dan masih memiliki keterbatasan dalam aspek branding produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui edukasi potensi usaha, pendampingan digitalisasi laporan keuangan sederhana, dan pendampingan penguatan branding. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi awal, edukasi, pendampingan, praktik, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi kegiatan, dan lembar evaluasi ketercapaian luaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kondisi usaha, wawancara dengan mitra, diskusi interaktif, praktik pencatatan keuangan, dokumentasi, serta penilaian terhadap luaran kegiatan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mereduksi data hasil observasi dan wawancara, mengelompokkan temuan berdasarkan aspek potensi usaha, keuangan, dan branding, serta menarik kesimpulan berdasarkan perubahan kondisi mitra dan luaran kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi potensi usaha membantu mitra memahami peluang pengembangan bisnis dan strategi peningkatan daya saing. Pendampingan digitalisasi laporan keuangan menghasilkan format pencatatan sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran secara lebih tertib. Pendampingan branding menghasilkan identitas visual berupa logo yang dapat digunakan pada kemasan dan media promosi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi potensi usaha, digitalisasi laporan keuangan, dan penguatan branding relevan dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan dan daya saing usaha mikro.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENCATATAN KEUANGAN DAN PENERAPAN PAYMENT BERBASIS QRIS PADA UMKM MINUMAN SARI HONJE KHAS PANGANDARAN Silvi Sri Wulandari; Ratri Paramitalaksmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v1i4.1858

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pencatatan keuangan dan adopsi teknologi pembayaran digital pada UMKM minuman Sari Honje di Kabupaten Pangandaran. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah rendahnya literasi keuangan dan minimnya pemanfaatan pembayaran digital, yang berpotensi menghambat pertumbuhan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tiga tahapan utama. Pertama, survei dilakukan untuk mengidentifikasi kendala utama yang dihadapi UMKM melalui wawancara langsung. Kedua, pelaksanaan pendampingan berupa pelatihan pencatatan keuangan sederhana dan implementasi QRIS sebagai metode pembayaran digital. Simulasi dan bimbingan langsung diberikan agar UMKM mampu menerapkan pencatatan keuangan yang lebih sistematis serta menggunakan QRIS dalam transaksi. Ketiga, evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan observasi langsung guna menilai efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman UMKM terhadap pentingnya pencatatan keuangan yang baik dan pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha. Implementasi QRIS juga berhasil meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas akses pasar bagi UMKM. Keseluruhan kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan UMKM, peningkatan inklusi keuangan, serta pertumbuhan ekonomi lokal. Sebagai tindak lanjut, disarankan agar UMKM terus mengembangkan inovasi produk serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga keuangan untuk keberlanjutan usaha. Program serupa juga dapat direplikasi untuk UMKM lainnya guna mencapai dampak yang lebih luas. Kata Kunci: UMKM, Pencatatan Keuangan, QRIS, Inklusi Keuangan, Pembayaran Digital
PENDAMPINGAN MANAJEMEN PERSEDIAAN UMKM KULINER : STUDI KASUS BAKPIA PATHOK DAN SATE AYAM DI YOGYAKARTA Redya Elfryna Rakhmadanni; Ratri Paramitalaksmi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3257

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keteraturan dan akurasi manajemen persediaan pada dua UMKM kuliner di Yogyakarta, yaitu Bakpia Pathok Rizky dan Sate Ayam Cak Soleh, yang sebelumnya belum memiliki sistem pencatatan stok yang terstruktur. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan teknis melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang meliputi penyusunan format kartu persediaan sederhana, pelatihan pencatatan stok harian, serta penerapan metode First In First Out (FIFO) dalam alur penyimpanan dan pengeluaran bahan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan signifikan pada praktik pengelolaan persediaan mitra, terlihat dari meningkatnya ketepatan pencatatan bahan masuk dan keluar, berkurangnya pemborosan, serta semakin teraturya alur pengendalian stok pada kedua UMKM. Simpulan, bahwa penerapan kartu persediaan harian dan metode FIFO mampu meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan, mendukung efisiensi penggunaan bahan baku, dan memperkuat keberlanjutan operasional UMKM kuliner.
PELATIHAN PENYUSUNAN PEMBUKUAN SEDERHANA PADA UMKM TOKO KELONTONG MK DAN TOKO KELONTONG JASMINE DI KALURAHAN CONDONGCATUR, YOGYAKARTA Ratri Paramitalaksmi; Tika Desi Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i4.3270

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM Toko Kelontong MK dan Toko Kelontong Jasmine di Kalurahan Condongcatur, Yogyakarta dalam menyusun pembukuan keuangan sederhana secara terstruktur dan konsisten guna mendukung keberlanjutan usaha. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan pengabdian kepada masyarakat melalui tahapan observasi, persiapan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi yang dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan pelaku UMKM secara langsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan penyusunan pembukuan sederhana memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mencatat transaksi secara sistematis, serta menghitung hasil usaha secara sederhana, sehingga risiko kesalahan pencatatan dan kerugian dapat diminimalkan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan pembukuan sederhana mampu meningkatkan literasi dan praktik manajemen keuangan UMKM, mendorong pencatatan keuangan yang lebih tertib, serta mendukung kesehatan dan keberlangsungan usaha toko kelontong secara berkelanjutan.