Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sistem Reward dan Punishment Terhadap Kinerja Pegawai Fa’iqotul Fauziyah; Rio Renaldi
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 12 No. 3 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1694.106 KB) | DOI: 10.36418/covalue.v12i3.1236

Abstract

Latar belakang: Dalam era sekarang ini banyak perusahaan yang menerapkan sistem syariah dalam operasioanalnya termasuk penerapan reward dan punishment, namun tidak semua perusahaan bisa mengaplikasikan reward dan punishment yang benar-benar telah disesuaikan. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana analisis sistem reward dan punishment yang ada di Bank Muamalat Cirebon serta bagaimana sistem reward dan punishment terhadap kinerja karyawan Bank Muamalat Cirebon. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berupa studi kasus. Tempat penelitian ini adalah di Bank Muamalat Cirebon. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara dan dokumentasi dengan validitas data menggunakan triangulasi. Analisis data dengan menggunakan data collection, data reduction, data display, dan conlussion drawing/verification. Hasil penelitian: Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa sistem reward dan punishment ini perlu diberlakukan karena semakin mempengaruhi kinerja karyawan. Karyawan semakin bertanggung jawab dalam bekerja sesuai job description, memiliki tugas atau target yang harus dicapai masing-masing, baik secara pribadi maupum team. Minimalnya, karyawan mampu mencapai setengah dari total keseluruhan target KPI. Adanya reward berupa insentif dan kenaikan jenjang karir, semakin mempengaruhi kinerja karyawan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa karyawan Bank Muamalat Cirebon dengan adanya sistem reward yang disiapkan oleh manajemen makin termotivasi untuk bekerja, diawali niatan Lillahi taála, mereka semakin memiliki target atau tujuan yang terarah dan jelas. Sedangkan punishment dalam praktiknya hampir tidak ditemukan di lokasi penelitian, hal ini selain manajemen sudah menerapkan regulasi punishment, juga karena karyawan Bank Muamalat Cirebon menyadari bahwa bekerja merupakan ibadah
Analisis Harga Kebutuhan Pokok Dampak Covid-19 Perspektif Imam Yahya Bin Umar Chiska Nova Harsela; Fa’iqotul Fauziyah
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 11 No. 3 (2020): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/covalue.v11i3.1269

Abstract

Unit Simpan Pinjam merupakan unit usaha yang paling besar menyerap modal usaha koperasi. Namun permasalahan yang terjadi yaitu pada penyusunan laporan keuangan koperasi masih terdapat kekurangan dan ketidaksesuaian dengan pedoman yang telah dibuat oleh Pemerintah yaitu Peraturan Menteri Koperasi dan UMKM No.13/Per/M.KUKM/IX/2015 tentang pedoman akuntansi usaha simpan pinjam koperasi. Penelitian ini bertujuan agar kita dapat memahami penyebab yang memicu terjadinya kenaikan harga bahan pokok di pasaran semenjak terjadinya pandemi covid19 dengan merujuk pada persepektif Imam Yahya Bin Umar sebagai ahli ekonomi islam yang pemikirannya berfokus pada sistem pasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mencari dari beberapa referensi dan literature review yang mendukung materi kajian ilmiah, Hasil dari penelitian ini ialah : Dalam rangka memitigasi dampak COVID-19 pada perekonomian dan mencegah terjadinya kenaikan harga pada kebutuhan pokok atau terjadinya inflasi, Pemerintah telah mengumuman stimulus fiskal jilid I, II, dan III. Laporan keuangan yang telah disajikan oleh KPPP JABAR yaitu Neraca dan PHU keseluruhan telah disajikan cukup baik. Laporan keuangan KPPP JABAR yang sudah disajikan masih belum sesuai dengan komponen laporan keuangan menurut pedoman akuntansi simpan pinjam. Kesesuaian Laporan Keuangan Koperasi terhadap Permen No. 13 tahun 2015 jika dalam bentuk persentase sebesar 18,42%.