Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesalahan Berbahasa pada Alat Peraga kampanye Pemilihan Calon Legislatif Tahun 2018/2019 di Wilayah Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis Aas Utari
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2019): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.589 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa pada alat peraga kampanye pemilihan calon legislatif tahun 2018/2019 di wilayah Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian yaitu alat peraga kampanye pemilihan calon legislatif tahun 2018/2019 di wilayah Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Objek penelitian ini adalah kesalahan berbahasa pada alat peraga kampanye pemilihan calon legislatif tahun 2018/2019 di wilayah Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi kepustakaan, observasi, dan dokumentasi, adapun teknik yang digunakan untuk menganalisis/mengolah data adalah teknik data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan cloncusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa pada 25 alat peraga kampanye yaitu sebanyak 59 kesalahan yang terdiri dari kesalahan berbahasa tataran morfologi, kesalahan berbahasa tataran sintaksis, kesalahan berbahasa tataran semantik, dan kesalahan dalam penerapan kaidah ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan, dengan perincian; 1 kesalahan dalam tataran morfologi yaitu penghilangan afiks sebesar 1,7%; 5 kesalahan dalam tataran sintaksis yaitu kalimat tidak bersubjek sebesar 8,5%; 1 kesalahan dalam tataran semantik yaitu pilihan kata yang tidak tepat sebesar 1,7%; 52 kesalahan dalam penerapan kaidah ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan sebesar 88,1% yang terdiri dari; 37 keslahan penulisan tanda titik sebesar 62,7%; 3 kesalahan penulisan tanda koma sebesar 5%; 2 keslahan penulisan unsur serapan sebesar 3,4%; 2 kesalahan pamakaian tanda titik dua sebesar 3,4%; 2 kesalahan pemakaian tanda titik koma sebesar 3,4%; 5 kesalahan penulisan huruf miring sebesar 8,5%, dan 1 kesalahan penulisan tanda hubung sebear 1,7%.Kata kunci: kesalahan berbahasa, alat peraga kampanye.