Lilim Nurhalimah
Universitas Galuh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI SOSIAL YANG TERKANDUNG DALAM NOVEL MY STUPID BOSS KARYA CHAOS@WORK Lilim Nurhalimah
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.675 KB)

Abstract

Lilim Nurhalimah, NIM: 2108170015. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Galuh Ciamis. Judul skripsi, “Nilai Sosial yang Terkandung dalam Novel My Stupid Boss Karya Chaos@Work”. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra yaitu mengkaji hubungan antara karya sastra dengan masyarakat, bagaimana hubungan itu terjadi, dan apa akibat yang ditimbulkan atas hubungan tersebut. Penelitian ini mendeskripsikan unsur intrinsik yang terdapat dalam novel  My Stupid Boss Karya Chaos@Work diantaranya: tema, tokoh dan penokohan, alur, latar (tempat, waktu, suasana, dan sosial), sudut pandang, dan gaya bahasa. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menemukan nilai sosial yang terkandung dalam novel My Stupid Boss Karya Chaos@Work. Nilai sosial yang dimaksud yaitu rasa kasih sayang , Tanggung jawab, serta keserasian hidup. Nilai sosial ini merupakan ciri khas sifat Bossman yang mempunyai sifat yang aneh dan dengan kesabaran orang-orang sekitarnya yaitu Diana, Dika dan karyawan yang lainnya Bossman mempunyai sisi baiknya. Banyak hikmah yang dapat diambil dari kehidupan Bossman dan karyawannya setelah menganalisis nilai sosial yang terkandung di dalamnya sehingga dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesiadi sekolah, dalam aspek membaca. Pada pembelajaran ini, kompetensi pembelajaran bahasa Indonesia kelas XII pada Kompotensi Dasar (KD) 3.14 Mengidentifikasi nilai-nilai yang terdapat dalam sebuah buku pengayaan (nonfiksi) dan satu buku drama (fiksi) serta mengembangkan sikap apresiatif dalam menghayati karya sastra.