Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SEMIRATA 2015

GREEN SYNTHESIS NANOPARTIKEL Ag DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAK GAMBIR SEBAGAI BIOREDUKTOR Wardatul Rahma, Diana Vanda Wellia, Zulhadjri, Syukri Arief,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.619 KB)

Abstract

Pada akhir-akhir ini, beberapa metode untuk sintesis nanopartikel perak (Ag-NP) telah menjadi topik penelitian yang menarik. Penggunaan ekstrak tanaman melalui proses green sintesis dalam pembuatan nanopartikel merupakan salah satu pendekatan yang sangat efektif dan ramah lingkungan serta hemat biayanya. Dalam penelitian ini dilaporkan biosintesis nanopartikel perak menggunakan ekstrak Uncaria Gambir Roxb. Karakterisasi nanopartikel dilakukan dengan menggunakan spektroskopi ultraviolet-siar tampak (UV-Vis), difraksi sinar-X (XRD), pemindaian mikroskop elektron (SEM). Spektrum UV-Vis dari media air yang mengandung nanopartikel perak menunjukkan puncak serapan di sekitar 398 nm. Hasil XRD menunjukkan bahwa adanya kristal perak (Ag) dengan struktur kubik (fcc). Studi SEM menunjukkan bahwa rata-rata diameter nanopartikel perak perak yang terbentuk adalah kecil dari 100 nm. Hasil riset ini sangat prospek untuk pengembangan nilai dari produk Uncaria Gambir Roxb pada industri yang berbasis biomedis dan nanoteknologi. Katakunci : nanopartikel, perak, green sintesis, gambir
SENYAWA AURIVILLIUS Sr1-xBi3+xNdTi4-xMnxO15 : SINTESIS, STRUKTUR, DAN SIFAT DIELEKTRIK Rahmat Putra Syawali, Rahmayeni, Sestry Misfadhila, Syukri Arief, Zulhadjri,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.164 KB)

Abstract

Sintesis fasa Aurivillius berlapis empat dengan formula Sr1-xBi3+xNdTi4-xMnxO15 (0 ≤ x ≤ 1) telah dilakukan dengan menggunakan metode lelehan garam. Produk dikarakterisasi dengan difraksi sinar-X dan SEM. Hasil analisis difraksi sinar-X dan dilanjutkan dengan refinement struktur dengan teknik Le Bail didapatkan hasil fasa Aurivillius berlapis empat dengan struktur ortorombik dan grup ruang A21am untuk semua sampel. Namun fasa tambahan juga diamati berupa fasa perovskit dan fasa lain. Morfologi permukaan dari sampel terlihat seperti kristal lempengan sebagai karakteristk dari fasa Aurivillius. Sifat dielektrik telah diukur dengan alat LCR-meter dan haslinya memperlihatkan peningkatan nilai konstanta dielektrik dengan meningkatnya jumlah Mn3+ dalam sampel. Katakunci: fasa Aurivillius, lelehan garam, grup ruang A21am, dielektrik